Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Glagah, Tim SAR Hadapi Kendala Ini saat Evakuasi

2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Glagah, Tim SAR Hadapi Kendala Ini saat Evakuasi pencarian wisatawan hilang di Pantai Glagah. ©Instagram/@sarglagah

Merdeka.com - Ombak pantai selatan Pulau Jawa terkenal akan keganasannya. Tak sedikit wisatawan maupun nelayan yang menjadi korban atas ganasnya ombak laut selatan.

Pada hari Minggu (27/3), dua orang wisatawan asal Kota Yogyakarta yang merupakan kakak beradik, Ivander Tristan Zahwan (9) dan Oktaviansah Rahmadan Zahwan (18) hilang akibat terseret ombak di Pemecah Ombak Pantai Glagah. Karena peristiwa ini, tim SAR setempat langsung menerjunkan personel guna mencari keberadaan korban.

“Kami sudah menerjunkan personel penuh untuk melakukan pencarian dan pertolongan kepada korban tenggelam,” kata Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L. Wahyu Efendi.Namun dalam mencari keberadaan korban, tim SAR dihadapkan pada sebuah kendala.

Apa kendala itu? dan seperti apa jalannya pencarian kedua korban yang tenggelam akibat terseret ombak itu? berikut selengkapnya:

Kronologi Kecelakaan

pencarian wisatawan hilang di pantai glagah

©Instagram/@sarglagah

Wahyu mengatakan, kronologi kecelakaan itu berawal saat salah satu korban sedang duduk di pinggir pantai. Saat tengah duduk, tiba-tiba ombak besar datang. Korban itupun terseret hingga bibir pantai.

Kemudian, korban kedua yang berada di dekatnya berusaha menolong korban pertama. Korban kedua berhasil meraih korban pertama. Namun dia justru ikut terbawa arus ke selatan terkena ombak besar sehingga masuk ke palung laut.

“Kedua korban terpisah dan hilang, anggota SAR Satlinmas menolong keselamatan namun korban sudah hilang,” kata Wahyu dikutip dari ANTARA.

Kendala yang Dihadapi

pencarian wisatawan hilang di pantai glagah

©Instagram/@sarglagah

Mendapat laporan tersebut, Kantor Basarnas Yogyakarta memberangkatkan satu tim rescue yang berasal dari Unit siaga Basarnas Kulon Progo yang dilengkapi dengan peralatan “water rescue”. Setelah sampai di lokasi, mereka langsung berkoordinasi dengan SAR Satlinmas wilayah 5 Glagah dan Ditpolair Polda DIY.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 5 Glagah, Aris Widyatmoko, mengatakan kendala yang dihadapi bahwa ombak saat ini masih besar dan anggota satlinmas berkali-kali memberi imbauan kepada pengunjung agar tidak mandi di laut.

“Hingga saat ini kedua korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan,” kata Aris dikutip dari ANTARA pada Minggu (27/3).

Pencarian Hari Kedua

pencarian wisatawan hilang di pantai glagah

©Instagram/@sarglagah

Karena pencarian di hari pertama tak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan di hari kedua yaitu Senin (28/3) pagi hari mulai pukul 06.30. Tak hanya dari Pantai Glagah, tim SAR juga menyisir keberadaan korban hilang dari Pantai Trisik.

Sementara itu pencarian melalui darat dilakukan mulai dari area pemecah ombak hingga ke arah muara Sungai Serang. Pencarian pun juga dilakukan ke arah barat hingga Pantai Congot.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @sarglagah pada Senin (28/3), tampak dalam pencarian itu ombak terlihat besar bergulung-gulung. Melalui perahu boat, tim penyelamat menerjang ombak-ombak itu guna menemukan kedua korban yang hingga berita ini ditulis belum diketahui keberadaannya.

 

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP