Dikenal Sebagai Penulis Skenario Film, Imam Darto Ungkap Sosok yang Menginspirasinya
Merdeka.com - Di dunia hiburan, Imam Darto dikenal sebagai seorang pembawa acara dan penyiar radio. Tidak hanya itu saja, di belakang layar ia juga dikenal sebagai seorang penulis skenario.
Kemampuannya menulis skenario bukan menjadi hal yang baru bagi Imam Darto. Ia sudah mulai menulis skenario untuk sandiwara radio ketika masih aktif menjadi seorang penyiar di Prambors.
Sedangkan untuk debut layar lebar, ketika ia dipercaya menulis skenario untuk film "Pretty Boys" pada 2019 lalu. Tentunya, Imam Darto memiliki sosok inspirasi sendiri sebagai seorang penulis skenario film. Berikut kisahnya:
Inspirasi

You Tube - Persija Jakarta
Baru-baru ini, Imam Darto menceritakan inspirasinya saat membuat skenario. Hal itu diungkapkannya dalam video yang diunggah di kanal Youtube Persija Jakarta beberapa hari lalu.
Inspirasi yang pertama kali disebutkan oleh Imam Darto adalah sebuah buku yang dijadikannya panduan dalam menulis skenario. Buku itu juga menjadi 'guru' pertamanya dalam menulis skenario.
"Buku yang menginspirasi saya itu dulu ada buku fotokopian, tapi itu 'bible' untuk menulis skenario," ungkap Imam Darto.
"Itu salah satu cara belajar pertama kali belajar skenario sebuku itu," imbuhnya.
Peran Prambors
Lebih lanjut, Imam Darto mengatakan bahwa buku itu adalah rangkuman ilmu penulisan skenario yang diberikan seniornya saat masih menjadi penyiar. Ia juga mengatakan bahwa Prambors memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan karier penulisan skenarionya,
"Dari seorang Arlingga Pandega itu senior saya di Prambors," jelas Imam Darto.
"Itu yang nomor dua tapi, yang nomor satunya Alquran," tambah Imam Darto dengan tersenyum.
Tak Anggap Masterpiece
Sedangkan dari banyaknya film-film yang skenarionya ditulis olehnya, ia tidak menganggap film itu sebuah mahakarya. Imam Darto mengatakan bahwa syarat menjadi mahakarya adalah karya yang tidak ada kekurangan sedikit pun.
"Gue sih nggak pernah selalu menganggap karya itu masterpiece walaupun alhamdulillah-nya diterima orang banyak ya, misalnya Pretty Boys," ucap Imam Darto.
"Pretty Boys diterima orang banyak tapi gue nganggepnya masih banyak kekurangannya termasuk Selesai ini," pungkasnya.
(mdk/dem)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya