Tak Hanya di Banyuwangi, Intip 4 Potret Desa Penari di Jawa Tengah

Jumat, 20 Mei 2022 18:15 Reporter : Shani Rasyid
Tak Hanya di Banyuwangi, Intip 4 Potret Desa Penari di Jawa Tengah Desa Menari di Jateng. ©jatengprov.go.id

Merdeka.com - Lokasi yang diduga menjadi tempat peristiwa KKN di Desa Penari kembali viral seiring kesuksesan filmnya yang ditonton jutaan orang. Tak hanya di Banyuwangi, Jawa Timur, ternyata desa penari juga ada di Jawa Tengah.

Lokasinya berada di Dusun Tanon, Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Semarang, tepatnya berada di lereng Gunung Telomoyo. Memang namanya bukan “Desa Penari”, tapi hampir mirip yaitu “Desa Menari”.

Saat tim Jatengprov.go.id mengunjungi Desa Menari pada Rabu (18/5), bunyi gamelan bersahut-sahutan. Sementara tiga orang anak sibuk menari di pendopo desa. Beberapa dari mereka saling tertawa melihat gerakan temannya yang tak seiring dengan bunyi gamelan yang ditabuh.

Anak-anak lainnya memilih menonton saja latihan seni tersebut. Berikut sekelumit suasana Desa Menari yang ada di Jateng:

2 dari 4 halaman

Sejarah Terbentuknya Desa Menari

desa menari di jateng
©jatengprov.go.id

Pengelola Desa Menari, Kang Tresno, mengatakan bahwa desa wisata itu terbentuk pada tahun 2009. Waktu itu namanya Desa Wisata Tanon. Namanya kemudian diubah menjadi Desa Menari pada tahun 2012.

Ia mengatakan, desa itu tak terkena dampak dari ramainya film KKN di Desa Penari belakangan ini. Namun saat cerita itu bikin heboh pada tahun 2019, pariwisata di desa ini ikut terangkat.

“Sampai saat ini belum ada dampaknya. Tapi waktu dulu awal-awal viral KKN di Desa Penari di media sosial, kita merasakan dampaknya juga. Banyak orang yang searching. Artinya kunjungan kita meningkat,” kata Kang Tresno dikutip dari Jatengprov.go.id.

3 dari 4 halaman

Pantangan di Desa Menari

desa menari di jateng
©jatengprov.go.id

Kang Tresno mengaku kalau di desanya tak ada mitos-mitos tertentu, seperti halnya di Desa Penari. Hal-hal seperti itu hanya sebatas larangan seperti buang hajat di sendang karena airnya juga dikonsumsi. Atau pantangan-pantangan lain yang maksud sebenarnya adalah pelestarian alam.

“Kalau ada pantangan tidak boleh A,B,C,D kalau saya memandangnya itulah konsep pelestarian alam orang-orang zaman dulu. Pantangan itu sebenarnya untuk pelestarian alam,” ujar Tresno.

4 dari 4 halaman

Budaya Turun-Temurun

desa menari di jateng
©jatengprov.go.id

Soal penamaan Desa Menari, Kang Tresno mengatakan masyarakat di desa itu memang melestarikan budaya tari secara turun-temurun.

“Secara sempit, kata Menari secara turun-temurun di Desa Tanon ini adalah pelestari tari rakyat. Secara lebih luas ‘Menari’ adalah akronim dari menebar harmoni, merajut inspirasi, menuai memori,” terang Tresno.

Laboratorium Sosial

desa menari di jateng
©jatengprov.go.id

Tresno mengatakan, Desa Menari memiliki konsep laboratorium sosial dalam mengembangkan potensi wisatanya. Laboratorium sosial itu bergerak di bidang konservasi masyarakat, dolanan tradisional, dan kesenian lokal.

Bagi wisatawan, desa ini menyediakan paket wisata seperti belajar beternak sapi, mengolah lahan pertanian sampai panen, serta kesenian tradisional.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini