Contoh Perusakan Lingkungan dan Penjelasannya, Perlu Diketahui
Merdeka.com - Contoh perusakan lingkungan harus dihindari setiap orang. Tidak sedikit bencana alam yang disebabkan oleh ulah manusia. Maka dari itu, sudah seharusnya setiap orang memiliki kesadaran pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagaimana kita tahu, Kepedulian terhadap lingkungan merupakan sikap yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ada beragam cara menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, seperti turut berpartisipasi di lingkungan sosial dan ikut menjaga kebersihan. Ya, menjaga lingkungan dari kerusakan menjadi tanggung jawab setiap individu agar alam tetap sehat dan terhindar dari bencana.
Selain membahayakan manusia, contoh perusakan lingkungan juga dapat mengancam makhluk hidup lainnya, seperti hewan dan tumbuhan. Berikut sejumlah contoh perusakan lingkungan yang merdeka.com lansir dari menlhk.go.id:
Banjir

©Unplash/jonfordphotos
Contoh perusakan lingkungan akibat ulah manusia yang pertama adalah banjir. Salah satu penyebab banjir yaitu buang sampah sembarangan. Kebiasaan membuang sampah yang tidak pada tempatnya pasti akan memberi dampak buruk bagi lingkungan.
Tak hanya menyebabkan lingkungan menjadi kotor, membuang sampah sembarangan juga bisa menghambat aliran sungai, yang akhirnya memicu banjir bandang. Ketika sampah-sampah tersangkut, aliran sungai akan berhenti dan volumenya akan semakin membesar.
Longsor
Contoh perusakan lingkungan selanjutnya adalah longsor. Longsor merupakan salah satu bencana alam yang cukup sering terjadi di Indonesia. Biasanya bencana ini terjadi di wilayah dataran tinggi atau yang berdekatan dengan gunung maupun bukit.
Secara umum, penyebab tanah longsor tidak lain adalah adanya pengaruh gravitasi yang terjadi pada struktur tanah yang lemah atau tidak kuat. Selain itu, penyebab tanah longsor juga dapat terjadi akibat ulah manusia, seperti eksploitasi hutan. Ya, penebangan hutan yang dilakukan secara liar meningkatkan risiko longsor.
Pencemaran Sungai
Sungai atau biasa disebut kali merupakan aliran air dari hulu ke hilir yang berperan penting untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia. Aliran air sungai merupakan sumber utama bagi setiap makhluk untuk dapat bertahan hidup.
Sungai sejak zaman dahulu telah dikenal memiliki berbagai manfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kendati demikian, tidak sedikit sungai yang telah tercemar oleh sampah atau limbah sembarangan. Akibatnya, hal ini membuat ekosistem di area sungai menjadi terganggu.
Polusi
Contoh perusakan lingkungan selanjutnya, yaitu kebiasaan membakar sampah, polusi kendaraan, dan asap industri. Beberapa kebiasaan tersebut dapat membuat lapisan ozon semakin meningkat dan memberi dampak yang sangat besar.
Ada beberapa dampak buruk akibat polusi udara, seperti meningkatnya karbon dioksida dan perubahan cuaca ekstrem. Selain itu, asap industri juga dapat membuat pemanasan global yang kerap menyebabkan banjir.
Selain itu, seseorang yang biasa menghirup udara buruk juga berisiko mengalami penyakit batuk dan iritasi tenggorokan. Umumnya, keluhan ini berlangsung hanya beberapa jam. Namun, efeknya bagi sistem pernapasan bisa berlangsung lama meski gejala sudah menghilang.
Pembakaran Liar
Contoh perusakan lingkungan lainnya adalah pembakaran liar atau illegal logging. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada tahun 2020, luas hutan dan lahan yang terbakar di Indonesia mencapai 296.942 Ha. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti karena musim kemarau dan keteledoran manusia.
Untuk mengatasi masalah kebakaran hutan, Pemerintah Indonesia telah menerapkan prinsip tanggung jawab kepada perusahaan yang berkaitan dengan kebakaran hutan. Bagi setiap perusahaan yang bergerak di sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan, wajib secara hukum atas bentuk kebakaran apapun yang terjadi di atas lahan miliknya.
Cara Menjaga Lingkungan Agar Terhindar dari Kerusakan

©Pixabay/iluminoto
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan, antara lain:
Rutin Membersihkan Selokan
Membersihkan selokan secara rutin juga menjadi salah satu cara menjaga kebersihan lingkungan yang sangat efektif. Rutin melakukan kegiatan gotong royong atau kerja bakti membersihkan selokan dengan lingkungan sekitar, mampu mencegah banjir dan nyamuk demam berdarah. Oleh karena itu, sebaiknya membuat program kerja bakti seminggu satu kali agar terhindar dari banjir.
Menanam Pohon
Cara menjaga kebersihan lingkungan selanjutnya, yaitu melakukan penghijauan atau menanam pohon. Tanaman hijau di sekitar rumah berperan penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan terhindar dari banjir.
Tanaman akan menancapkan akarnya ke dalam tanah. Sehingga, lubang yang dihasilkan akar tersebut menjadi jalur air untuk masuk ke dalam tanah lebih jauh. Dengan adanya tanaman di sekitar rumah, dapat melancarkan penyerapan air hujan, yang akan menjauhkan lingkungan dari banjir.
Tidak Membuang Limbah ke Sungai dan Laut
Salah satu cara mengatasi contoh pengrusakan lingkungan, yaitu tidak membuang limbah ke sungai dan laut. Tidak ada pengolahan limbah di lingkungan sekitar akan mengakibatkan penumpukan sampah. Adanya penumpukan berbagai jenis sampah tersebut, tentu membuat lingkungan menjadi tidak sehat dan bisa menimbulkan berbagai penyakit.
Maka dari itu, sangat penting untuk memilah jenis sampah dan membuat tempat pengolahan limbah. Dengan begitu, limbah tersebut dapat dikelola dengan baik dan mengurangi penumpukan sampah di lingkungan sekitar.
Hemat Energi
Hemat energi juga menjadi salah satu cara mengatasi pengrusakan lingkungan yang sangat efektif. Hemat energi dilakukan untuk menyimpan sumber daya alam. Selain itu, perilaku ini juga dapat membantu kita dalam menghemat biaya.
Adapun beberapa perilaku hemat energi, yaitu mematikan lampu ketika tidak dibutuhkan, menghemat penggunaan air, dan mematikan elektronik saat tidak digunakan.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya