Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Menghitung Bunga Bank Pinjaman yang Mudah, Lengkap dengan Rumusnya

Cara Menghitung Bunga Bank Pinjaman yang Mudah, Lengkap dengan Rumusnya ilustrasi uang. www.usatoday.com

Merdeka.com - Bunga bank merupakan suatu keuntungan timbal balik yang biasanya diberikan kepada nasabah. Di mana pihak bank memberikan bunga bagi nasabah yang menabung atau menyimpan uang di bank tersebut. Semakin banyak jumlah uang yang disimpan, maka jumlah bunga atau keuntungan yang didapatkan akan semakin banyak.

Di sisi lain, bunga bank berlaku bukan sebagai keuntungan tetapi sebagai konsekuensi beban yang harus dibayar dalam sebuah pinjaman. Umumnya, jika Anda ingin mengajukan pinjaman uang pada pihak bank, maka akan disertai dengan besar bunga yang harus dibayarkan. Bunga pinjaman yang diberikan ini bisa bersifat tetap atau mengembang, yaitu bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika suku bunga.

Dengan begitu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana cara menghitung bunga bank pinjaman dengan benar. Dalam hal ini, terdapat rumus khusus yang digunakan untuk menghitung besar bunga bank untuk pinjaman dana. Tentu rumus perhitungan yang digunakan harus sesuai dengan jenis bunga yang berikan dari pihak bank.

Ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, sebelum Anda memutuskan mengambil pinjaman dana dari bank. Dengan mengetahui cara menghitung bunga bank, Anda memperkirakan besarnya tagihan atau cicilan yang harus dibayar setiap bulan.

Dari berbagai sumber, berikut kami merangkum cara menghitung bunga bank pinjaman berdasarkan jenisnya, bisa Anda simak.

Cara Menghitung Bunga Bank Flat

Cara menghitung bunga bank pinjaman yang pertama adalah bunga flat. Bunga flat adalah jenis suku bunga yang mengacu pada besaran pokok awal pijaman. Biasanya, bunga ini berlaku pada jenis pinjaman jangka pendek atau pinjaman konsumtif. Seperti kredit kendaraan, kredit elektronik, dan sebagainya.

Ini termasuk jenis bunga bank yang bersifat tetap dan tidak berubah. Di mana besaran bunga yang diberikan sama dalam setiap cicilan. Berikut rumus bunga flat per bulan dan contoh perhitungannya:

Rumus bunga flat = (Pinjaman pokok x Suku bunga x Total jangka waktu pinjaman) : Jumlah bulan dalam jangka waktu pinjaman

Contoh:

Pokok pinjaman = 50 juta

Suku bunga per tahun = 10%

Total jangka waktu pinjaman = 12 bulan

Maka:

Pinjaman pokok per bulan = 50.000.000 : 12 = 4.166.666,67

Bunga per tahun = 50.000.000 x 10% = 5.000.000

Bunga per bulan = 5.000.000 : 12 = 416.666,66

Sehingga cicilan per bulan yang harus dibayar adalah: 4.166.666 + 416.666 = 4.583.333

Cara Menghitung Bunga Bank Efektif

Cara menghitung bunga bank pinjaman berikutnya adalah bunga efektif. Bunga efektif adalah jenis suku bunga yang berubah setiap bulan. Biasanya bunga yang harus dibayar di awal cicilan lebih besar dan semakin mengecil setiap bulannya. Sebab, besaran bunga ini dihitung berdasarkan sisa pokok utang yang belum dibayarkan.

Dengan begitu, besar bunga dari waktu ke waktu akan semakin berkurang dan mengecil. Biasanya, jenis bunga ini berlaku untuk pinjaman jangka panjang seperti cicilan KPR. Berikut rumus dan contoh cara menghitung bunga bank efektif bisa Anda perhatikan.

Rumus bunga efektif = Sisa pokok pinjaman bulan sebelumnya x Suku bunga per tahun x (30 hari : 360 hari)

Contoh:

Pinjaman pokok awal = 240 juta

Suku bunga per tahun = 10%

Jangka waktu pinjaman = 12 bulan

Maka:

Cicilan pokok per bulan = 240.000.000 : 12 bulan = 20.000.000

Bunga bulan pertama = (240.000.000 - (1-1) x 20.000.000 juta) x 10% / 12 = 2.000.000

Total cicilan pertama = 20.000.000 + 2.000.000 = 22.000.000

Bunga bulan kedua = (240.000.000 - (2-1) x 20.000.000 juta) x 10% / 12 = 1.833.333

Total cicilan kedua = 20.000.000 + 1.833.333 = 21.833.333

Cara Menghitung Bunga Bank Anuitas

Cara menghitung bunga bank yang terakhir adalah bunga anuitas. Bunga anuitas adalah hasil modifikasi dari bunga efektif. Meskipun begitu, ara perhitungan bunganya tetap berdasarkan saldo pokok pinjaman awal.

Berbeda dari bunga efektif, besaran cicilan pokok yang harus dibayar biasanya akan semakin meningkat, sementara besaran bunga justru akan menurun. Aturan ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam menlunasi angsuran setiap bulannya. Berikut rumus dan cara menghitung bunga bank anuitas yang bisa Anda perhatikan.

Rumus bunga anuitas = Pinjaman x (suku bunga per tahun/12) : ((1-(1+(i/12))^(-t)

Contoh:

Pinjaman pokok = 120.000.000

Suku bunga per tahun = 11%

Jangka waktu pinjaman = 10 tahun atau 120 bulan

Maka perhitungannya:

120.000.000 x (11 persen/12) : (1-((1+(1/12)) ^ (-120 )) = 1.653.000.

Adapun rincian angsuran yang dibayarkan Iman setiap bulannya, ialah:

  • Cicilan bunga bulan 1: 120.000.000 x 11 persen : 12 = Rp1.100.000
  • Cicilan bunga bulan 2: 119.446.999 x 11 persen : 12 = Rp1.094.930
  • Cicilan bunga bulan 3: 118.888.930 x 11 persen : 12 = Rp1.089.815
  • Angsuran pokok kredit per bulan:

  • Cicilan pokok bulan 1: 1.653.000 – Rp1.100.000 = Rp553.000
  • Cicilan pokok bulan 2: 1.653.000 – Rp1.094.930 = Rp558.069
  • Cicilan pokok bulan 3: 1.653.000 – Rp1.089.815 = Rp563.184
  • (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP