Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Membangun Hubungan Baik dengan Mertua, Pasangan Baru Wajib Tahu

Cara Membangun Hubungan Baik dengan Mertua, Pasangan Baru Wajib Tahu

Cara Membangun Hubungan Baik dengan Mertua, Pasangan Baru Wajib Tahu

Penting untuk menjalin hubungan yang baik dengan mertua.

Menjalin hubungan yang baik dengan mertua merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Terlebih bagi pasangan yang baru saja menikah dan membangun rumah tangga, pendekatan dengan orang tua pasangan adalah hal wajib yang harus dilakukan.

Terutama, bagi Anda yang masih tinggal satu rumah dengan orang tua pasangan. Tentu, hal ini menjadi tantangan tersendiri. Di mana di awal-awal hubungan mungkin sering kali terjadi kesalahpahaman yang bisa memicu konflik.

Dengan begitu, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara membangun hubungan baik dengan mertua secara efektif. Ini bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana.

Mulai dari mengutamakan sikap sopan santun, membangun komunikasi, hingga melakukan kegiatan bersama.


Selain mengetahui cara membangun hubungan baik dengan mertua, Anda juga perlu memahami berbagai faktor penyebab munculnya konflik antara menantu dan mertua.

Dengan pemahaman ini, Anda bisa meminimalisir pemicu dan berusaha menjalin hubungan yang baik. Berikut, kami merangkum penjelasannya.

Penyebab Konflik Mertua dan Menantu

Penyebab Konflik Mertua dan Menantu

Sebelum mengetahui cara membangun hubungan baik dengan mertua, perlu dipahami faktor penyebab konfliknya.

Konflik antara menantu dan mertua adalah situasi yang umum terjadi dalam kehidupan keluarga. Beberapa penyebab konflik tersebut dapat bervariasi dan kompleks, termasuk:

1. Perbedaan Nilai dan Norma: Perbedaan nilai, norma, dan keyakinan antara generasi yang berbeda dapat menjadi sumber konflik. Apa yang dianggap penting atau benar oleh satu pihak mungkin tidak selalu sama dengan pandangan pihak lain.

2. Perbedaan Ekspektasi: Ekspektasi yang tidak realistis atau tidak sesuai antara menantu dan mertua bisa menciptakan ketegangan. Misalnya, harapan tentang peran dan tanggung jawab di dalam rumah tangga dapat berbeda.

3. Ketidakcocokan Personalitas: Perbedaan personalitas antara menantu dan mertua, atau bahkan antara pasangan suami istri dan orangtua, bisa menyebabkan ketegangan. Misalnya, perbedaan dalam cara berkomunikasi atau menanggapi konflik.

4. Isu Keuangan: Masalah keuangan, termasuk pertanyaan tentang dukungan finansial, pembagian warisan, atau kebijakan pengeluaran dalam keluarga, dapat menjadi sumber konflik.

5. Intervensi dalam Hubungan Suami Istri: Terlalu banyak campur tangan dari pihak mertua dalam kehidupan pribadi dan hubungan suami istri bisa menjadi sumber konflik. Ini mungkin mencakup keterlibatan dalam pengasuhan anak atau pertikaian mengenai keputusan keluarga.

6. Tradisi dan Budaya: Perbedaan dalam tradisi atau budaya keluarga dapat menyebabkan ketegangan. Misalnya, cara berpikir atau menghadapi situasi tertentu dapat berbeda berdasarkan latar belakang budaya.

7. Kendali dan Kekuasaan: Pertarungan untuk memegang kendali atau kekuasaan dalam keluarga dapat menyebabkan konflik. Ini bisa melibatkan persaingan dalam mengambil keputusan atau menentukan arah keluarga.

8. Kesalahpahaman dan Komunikasi yang Buruk: Kesalahpahaman atau komunikasi yang buruk dapat memperburuk konflik. Keterbatasan komunikasi atau interpretasi yang salah dari kata-kata dan tindakan dapat menyebabkan ketidaksepakatan.

9. Masalah Pribadi: Masalah pribadi atau emosional dari salah satu pihak, seperti masalah kecemburuan, rasa tidak aman, atau konflik internal, dapat memengaruhi hubungan antara menantu dan mertua.

Cara Membangun Hubungan Baik dengan Mertua

Cara Membangun Hubungan Baik dengan Mertua

Selanjutnya, ketahui cara membangun hubungan baik dengan mertua

1. Perhatikan Tata Krama

Saat berinteraksi dengan mertua, sangat penting untuk mengutamakan sikap sopan dan tata krama.

Pertama-tama, penting untuk selalu mengucapkan salam dan menghormati mereka dengan menggunakan bahasa yang sopan. Selalu sopan dalam perkataan dan perilaku, serta memperhatikan adab makan dan minum juga merupakan hal-hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan.

Dengan mengutamakan sikap sopan, tata krama, serta mempertimbangkan baik buruknya sebelum berinteraksi dengan mertua, kita dapat memperoleh hubungan yang harmonis dan penuh dengan rasa hormat satu sama lain.

2. Tidak Membedakan Orang Tua Kandung dan Mertua

2. Tidak Membedakan Orang Tua Kandung dan Mertua

Cara membangun hubungan baik dengan mertua berikutnya yaitu tidak membedakan.

Dalam menghadapi orangtua dan mertua, penting untuk memperlakukan keduanya dengan adil dan menghormati. Terkadang, seseorang cenderung membedakan perlakuan antara orangtua sendiri dengan mertua, karena faktor kedekatan yang berbeda.

Penting untuk ingat bahwa kedua belah pihak memiliki peran dan posisi penting dalam kehidupan keluarga. Menghormati baik orangtua maupun mertua adalah kunci utama dalam menjaga hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang.

3. Menjaga Komunikasi

3. Menjaga Komunikasi

Cara membangun hubungan baik dengan mertua selanjutnya yaitu menjaga komunikasi.

Menjaga komunikasi yang intens dengan mertua dalam kehidupan pernikahan sangat penting untuk memastikan hubungan yang harmonis dan bahagia.

Komunikasi yang baik dapat membantu menghilangkan rasa cemburu atau kekhawatiran yang mungkin dirasakan oleh mertua terhadap perhatian suami.

Tetap menjalin komunikasi dengan mertua melalui telepon atau video call dapat membantu memperkuat hubungan dan menciptakan rasa kepercayaan di antara semua pihak.

Anda juga perlu mengkomunikasikan perasaan dan kebutuhan kepada mertua secara jujur dan terbuka.

Hal ini akan membantu membangun hubungan yang kuat dan saling mengerti antara Anda dan mertua.

4. Bersikap Apa Adanya

4. Bersikap Apa Adanya

Cara menjalin hubungan baik dengan mertua lainnya juga bisa dilakukan dengan bersikap apa adanya.

Saat pertama kali beradaptasi dengan mertua, mungkin Anda mengalami kesulitan. Namun, dengan kesabaran dan sikap terbuka, Anda dapat mengatasi rintangan tersebut. Anda bisa mencoba untuk lebih mendengarkan, memahami, dan menghormati pendapat serta kebiasaan mertua.

Komunikasi yang baik juga sangat penting dalam menjalin hubungan yang harmonis. Bukan hanya itu, dengan kerendahan hati dan kejujuran, Anda dapat membangun hubungan yang baik dan sehat dengan mertua, sehingga hubungan keluarga pun dapat semakin harmonis.

5. Lakukan Kegiatan Bersama

5. Lakukan Kegiatan Bersama

Cara membangun hubungan baik dengan emrtua yang terakhir adalah melakkan kegiatan bersama.

Anda bisa meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan bersama metua. Salah satunya dengan memasak. Dengan menghabiskan waktu bersama di dapur, ini memberikan kesempatan untuk menciptakan momen menyenangkan dan bertukar pengetahuan masak.

Pastikan kalian memilih waktu yang tepat untuk melakukannya, sehingga tidak ada gangguan atau tekanan yang mengganggu. Selain itu, sebisa mungkin cari kesamaan dalam aktivitas yang akan dilakukan untuk menciptakan kenyamanan dalam proses memasak.

Wajib Tahu! Ini Cara Mengetahui Pasangan Selingkuh
Wajib Tahu! Ini Cara Mengetahui Pasangan Selingkuh

Di tengah maraknya kasus selingkuh, maka perlu waspada, agar pasangan tak sampai melakukannya.

Baca Selengkapnya
Harapan Semua Menantu, Perempuan Ini Bagikan Kisah Punya Mertua Satu Frekuensi
Harapan Semua Menantu, Perempuan Ini Bagikan Kisah Punya Mertua Satu Frekuensi

Setiap menantu perempuan tentu berharap bisa mendapatkan mertua yang baik.

Baca Selengkapnya
Tenggang Rasa adalah Sikap Peduli pada Orang Lain, Ini Contohnya
Tenggang Rasa adalah Sikap Peduli pada Orang Lain, Ini Contohnya

Tenggang rasa bentuk penghargaan terhadap perasaan, pemikiran, dan kepentingan orang lain.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
8 Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Pria, Bantu Tampil Lebih Menarik
8 Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Pria, Bantu Tampil Lebih Menarik

Percaya diri penting sebab dapat memengaruhi hubungan, peluang karier, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Baca Selengkapnya
Demi Ganti Untung, Kemenag Kembali Lakukan Pendataan 236 Lahan Milik Warga Terdampak Pembangunan UIII
Demi Ganti Untung, Kemenag Kembali Lakukan Pendataan 236 Lahan Milik Warga Terdampak Pembangunan UIII

Misrad menuturkan, pada pengalaman sebelumnya, Kemenag sudah sukses melakukan pencairan santunan ganti untung terhadap warga terdampak lahan pembangunan UIII.

Baca Selengkapnya
Wajib Tahu! Ini 3 Cara Buang Hajat yang Bikin Puasa Batal
Wajib Tahu! Ini 3 Cara Buang Hajat yang Bikin Puasa Batal

Ketahui cara buang hajat yang bikin puasa batal berikut ini.

Baca Selengkapnya
Mengenal 5 Tahapan Tekstur MPASI Bayi, Orang Tua Wajib Tahu
Mengenal 5 Tahapan Tekstur MPASI Bayi, Orang Tua Wajib Tahu

Jenis serta waktu pemberian makanan saat bayi mulai MPASI perlu diperhatikan oleh orang tua.

Baca Selengkapnya
Jadi Tersangka usai Lawan Pencuri, Kini Pengembala Kambing di Serang Menangis Haru Kasusnya Dihentikan
Jadi Tersangka usai Lawan Pencuri, Kini Pengembala Kambing di Serang Menangis Haru Kasusnya Dihentikan

Muhyani tidak pernah terbayang dan sangat terpukul saat harus berurusan dengan hukum.

Baca Selengkapnya