Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Camat di Banyumas Gagas Pembentukan Relawan Penjaga Janda, Ini Penjelasannya

Camat di Banyumas Gagas Pembentukan Relawan Penjaga Janda, Ini Penjelasannya Hari Janda Internasional. The Loomba Foundation

Merdeka.com - Perempuan dan anak-anak termasuk kelompok rentan di dalam kehidupan masyarakat. Permasalahan bisa saja muncul apabila kebutuhan dari kelompok rentan itu tidak diperhatikan, mulai dari masalah yang menyangkut sosial, kriminalitas, hingga ekonomi. Apalagi banyak dari keluarga yang mengandalkan kaum laki-laki sebagai tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terkhusus bagi perempuan, kondisi mereka makin rentan saat memasuki usia senja ditabah dengan status janda karena sang suami telah meninggal dunia. Kondisi inilah yang menjadi perhatian Camat Sumpiuh di Kabupaten Banyumas, Ahmad Suryanto. Ia menggagas pembentukan relawan penjaga janda untuk membantu dan melindungi janda-janda tua di wilayahnya.

“Yang dilindungi tentu saja bukan janda muda. Melainkan janda-janda tua atau lansia. Terutama buat mereka yang hidup sebatang kara,” kata Ahmad dikutip dari ANTARA pada Kamis (3/11). Berikut selengkapnya:

Rel Ganda

kampung janda di gunungkidul

©YouTube/Jejak Richard

Ahmad menamakan gagasannya itu “Rel Ganda” yang merupakan akronim dari relawan penjaga janda. Ia mengatakan relawan itu perlu dibentuk setelah ia mendapati banyak janda tua yang mengalami kesulitan ekonomi dan kondisinya tidak terurus. Selain itu saat pengajian, Ahmad mendapati banyak temannya yang ingin membantu janda-janda tua di Sumpiuh.

“Apalagi waktu ada longsor di Desa Banjarpanepen yang mengakibatkan satu rumah rusak hingga rata dengan tanah. Itu milik janda tua beranak satu. Dari sanalah saya menggagas program Rel Ganda ini,” kata Ahmad.

Data Sementara

Menurut Ahmad, pemerintah kecamatan sudah mulai menyosialisasikan rencana pembentukan Rel Ganda ke seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Sumpiuh. Bersamaan dengan itu, pemerintah kecamatan juga tengah mendata janda-janda tua yang ada di seluruh desa.

“Berdasarkan data sementara, di Kecamatan Sumpiuh ada sekitar 500 janda tua. Data tersebut dapat digunakan untuk pengambilan kebijakan, misalnya jika rumahnya tidak layak huni bisa diusulkan untuk kegiatan bedah rumah,” kata Ahmad dikutip dari ANTARA.

Ia mengatakan, pemerintah Kecamatan Sumpiuh akan bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dalam melaksanakan program Rel Ganda. Jika program itu berjalan baik, ia berharap selanjutnya program itu dapat diterapkan di seluruh wilayah di Kabupaten Banyumas untuk melindungi janda-janda tua yang hidup sebatang kara.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP