Berbagai Acara di Jateng Ditunda Karena Corona, Salah Satunya Semarang Night Carnival
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pada masyarakatnya untuk menghindari kerumunan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona yang bisa menyebabkan kematian. Jika terpaksa dilakukan, Ganjar meminta agar acara itu dipantau oleh dokter dan tim medis.
“Jika ada yang demam dan flu, langsung dipulangkan saja. Ada baiknya kita lakukan pencegahan,” ujar Ganjar, dikutip dari Antaranews.com.
Meninggalnya salah satu pasien positif Corona di RSUD dr. Moewardi Solo membuat pemerintah Jawa Tengah semakin siaga dalam menghadapi virus COVID-19 itu. Sekolah-sekolah diliburkan. Berbagai acara yang sudah diagendakan terpaksa dibatalkan. Berikut acara-acara di Jawa Tengah yang batal digelar karena dampak dari Virus Corona.
Semarang Night Carnival 2020

2019 Merdeka.com
Semarang Night Carnival adalah sebuah acara berkelas internasional yang diselenggarakan tiap tahun di Kota Semarang. Dikutip dari Semarangkota.go.id, pada tahun 2019, acara itu tidak hanya diikuti oleh para peserta dari dalam negeri, namun juga perwakilan dari negara lain seperti Hongkong, Jerman, Belanda, Australia, dan negara-negara lainnya.
Namun untuk tahun 2020 itu Pemerintah Kota Semarang memilih untuk menunda penyeleggaraan acara yang diselenggarakan untuk meperingati hari jadi Kota Semarang ke-273.
"Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona pada warga Semarang. Ditunda sampai batas yang belum ditentukan," ujar Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Ade Bakti dilansir ANTARA, Sabtu (14/3).
Car Free Day Solo

infocarfreeday.net
Selain di Semarang, sejumlah acara yang rutin digelar di Kota Solo terpaksa dibatalkan. Salah satunya adalah acara Car Free Day yang biasa dilaksanakan di Kota Solo tiap Minggu pagi. Hal itu tertuang dalam himbauan yang dikeluarkan Pemkot Surakarta, Jumat (13/3).
Car Free Day (CFD) Solo rutin digelar di Jalan Slamet Riyadi Solo setiap Hari Minggu. Di dalam CFD terdapat berbagai acara yang melibatkan banyak warga seperti senam massal, pengobatan umum, pertunjukkan seni, dan masih banyak lagi acara lainnya.
Pentas Wayang Orang Sriwedari

2014 merdeka.com/imam buhori
Pentas Wayang Orang Sriwedari yang biasa dilaksanakan tiap malam di Kompleks Taman Kebon Rojo Sriwedari juga terpaksa diliburkan. Pentas itu sendiri biasa dimainkan pada pukul 20.00-22.00. Meski diadakan tiap malam, namun judul dan lakon yang dimainkan tidak sama.
Dilansir dari website Pesona Indonesia, Wayang Orang Sriwedari merupakan salah satu kelompok kesenian tertua karena sudah ada sejak tahun 1910 di era pemerintahan Raja Kraton Kasunanan Surakarta, Paku Buwono X.
Musrenbang RKPD
Selain acara-acara yang digelar bagi masyarakat umum, agenda rapat yang diadakan pemerintah juga terpaksa dibatalkan. Salah satunya acara Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Solo.
Musyrenbang RKPD merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang telah tercantum dalam rencana kegiatan pembangunan.
Wisuda Mahasiswa Unidus

2020 antaranews.com
Dilansir dari ANTARA, Universitas Dian Nuswantoro (Unidus) Semarang menunda prosesi wisuda para mahasiswanya yang sedianya akan dilaksanakan 18 Maret nanti. Rektor Unidus, Edi Noersasongko mengatakan pembatalan itu dilakukan sesuai dengan instruksi Kemendikbud tentang pencegahan penyebaran Virus Corona.
Pelaksanaan wisuda akan kembali digelar pada Agustus 2020 nanti. Walau begitu para mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus bisa mengambil ijazahnya mulai 18 Maret nanti.
"Semoga sebelum pelaksanaan wisuda Angkatan selanjutnya, penyebaran virus ini sudah bisa tertangani," ujar Edi.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya