Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berawal di Rest Area, Penjual Kopi Brebes Ini Kini Sukses Go International

Berawal di Rest Area, Penjual Kopi Brebes Ini Kini Sukses Go International Ilustrasi kopi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Yeko Photo Studio

Merdeka.com - Fitriadi “Fiko” Prakoso mulai terjun ke dunia kopi pada tahun 2016. Saat itu ia membuka kedai kopi Rong Tjangkir di Taman Juang 45 Brebes. Ia bahkan mendapat sertifikat sebagai Barista Kopi Nasional. Sejak Kedai Rong Tjangkir menempati rest area KM 260B Banjaratma Brebes, ia menyajikan menu spesial kopi lokal Brebesan. Selain itu, ia juga menjual produknya melalui media sosial Instagram.

Gayung bersambut, kini produk kopinya semakin dikenal luas. Bahkan lewat penjualan melalui Rest Area, kopi Brebesan ala Fiko berhasil go international. Bagaimana bisa? Berikut selengkapnya:

Kedatangan Tamu dari Polandia

kopi brebes ini sukses go international

©jatengprov.go.id

Fiko mengatakan, pemasaran kopinya hingga ke luar negeri terbuka setelah kedai kopinya di Rest Area KM 260B kedatangan tamu dari Polandia. Pada September 2022, Ayrton dan suaminya beristirahat di kedainya setelah berwisata ke Dieng. Kebetulan Ayrton dan suaminya merupakan pengusaha kafe di Polandia. Mereka terpikat dengan kelezatan kopi Brebes. Mereka kemudian meminta sampel lebih banyak untuk diuji di negaranya.

Tak lama kemudian, pasangan itu memesan lebih banyak lagi bahan biji kopi arabika Brebes pada Fiko. Pasangan itu bilang biji kopi itu ingin mereka sajikan untuk kafe milik mereka di Polandia.

“Alhamdulillah saya sudah kirim 75 kilogram ke Ayrton di Polandia. Mudah-mudahan dia tetap senang dengan kopi Brebesan, sehingga tetap terus berlanjut pengirimannya,” kata Fiko dikutip dari Jatengprov.go.id pada Selasa (29/11).

Punya Banyak Ragam

ilustrasi kopi

©Pixabay

Fiko mengatakan, saat ini Kopi Brebes punya banyak ragamnya, seperti Kopi Robusta dari Salem, Kopi Capar, Kopi Dawuhan, Kopi Sirampog, juga Kopi Bumiayu. Untuk kopi arabika, persebarannya paling banyak berada di Kecamatan Sirampog dan Paguyangan.

“Saya ingin keberadaan kopi Brebesan bisa diterima segala kalangan. Secara, lambat laun akan besar dan meluas informasinya, hingga mancanegara,” ujar Fiko.

Pemkab Siap Mendukung

kopi brebes ini sukses go international

©jatengprov.go.id

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Brebes, Zaenudin, menyambut baik rintisan ekspor biji kopi yang dilakukan Fiko. Ia berharap kopi Brebes bisa go international secara berkelanjutan dengan nilai yang terus meningkat.

“Kami sangat mendukung UMKM di Kabupaten Brebes untuk terus berkembang. Perwujudannya dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas produk, juga mampu memperluas dan memperkuat jaringan pemasaran,” ujar Zaenudin.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP