Antisipasi Gelombang Tinggi, Ini Permintaan Ganjar Pranowo

Jumat, 3 Juni 2022 11:03 Reporter : Shani Rasyid
Antisipasi Gelombang Tinggi, Ini Permintaan Ganjar Pranowo Banjir Rob di Demak. ©2021 AFP/AFP/DASRIL ROSZANDI

Merdeka.com - Banjir rob yang terjadi di pesisir pantai utara Jawa pada akhir Bulan Mei kemarin menjadi yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Kabar buruknya adalah potensi banjir rob bisa kembali terjadi dalam waktu dekat ke depan.

Menyadari kondisi itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggelar rapat bersama Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR serta sejumlah kepala daerah yang wilayahnya terdampak rob.

Dari rapat itu lahirlah keputusan bahwa tanggul penguat harus bisa diselesaikan dalam waktu dua minggu. Keputusan ini tak lepas dari prediksi BMKG bahwa dalam waktu dekat akan ada siklon dari Australia yang bisa menyebabkan naiknya permukaan air.

“Dalam dua minggu ini kita coba selesaikan pekerjaan sipil. Tadi dari BMKG rilis pertengahan bulan Juni ini akan terjadi gelombang tinggi lagi,” kata Ganjar dikutip dari Jatengprov.go.id pada Kamis (2/6).

2 dari 3 halaman

Apresiasi Ganjar Pranowo

gubernur jawa tengah ganjar pranowo
©2022 Merdeka.com

Dirjen Sumber Daya Alam (SDA) Kementerian PUPR, Jarot Widyoko mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan langkah alternatif bila banjir rob terjadi saat proyek penguatan tanggul belum rampung. Ganjar mengapresiasi langkah cepat Dirjen SDA Kementerian PUPR ini.

Untuk langkah sementara, tanggul yang jebol ditambal dengan bambu dan sandbag. Nantinya, penanganan diganti dengan material geobox yang disebut lebih kuat.

“Nah pekerjaan-pekerjaan inilah yang dalam beberapa hari ini akan menjadi perhatian kita. Sambil semua disiplin pada bidang masing-masing agar dalam waktu dua minggu ini pekerjaan bisa selesai,” kata Ganjar.

3 dari 3 halaman

Harus Belajar dari Pengalaman

banjir rob di pantura jateng
©2022 Merdeka.com

Ganjar mengatakan, banjir rob yang terjadi minggu lalu disebabkan oleh faktor cuaca. Ketinggian air laut yang mencapai 1,5-2 meter menyebabkan tanggul jebol. Berkaca dari pengalaman kemarin Ganjar meminta seluruh pihak terkait bekerja cepat dan segera melaporkan keadaannya.

Selain itu, sambil proses perbaikan tanggul berjalan, Ganjar juga meminta mereka menyisir area yang berpotensi jebol jika terjadi rob. Inventarisasi tersebut harus dilakukan agar titik-titik itu bisa segera diperkuat.

“Saya minta besok sudah ada laporan pompa-pompa mana saja yang mati. Laporkan kepada kami agar kami bisa segera menghidupkan lagi atau barangkali mencari substitusi atau pengganti agar kalau terjadi seperti ini lagi kita bisa menyedot air ke laut lebih cepat,” jelas Ganjar.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini