7 Teknologi Canggih untuk Cegah Penyebaran Corona, Bantu Diagnosa Covid-19

Senin, 6 April 2020 17:04 Reporter : Denny Marhendri
7 Teknologi Canggih untuk Cegah Penyebaran Corona, Bantu Diagnosa Covid-19 Ilustrasi robot dan manusia. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sudah banyak upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mencegah persebaran virus corona. Dari sisi pemerintah juga sudah membuat berbagai kebijakan yang didukung dengan kesadaran dari warganya yang juga inisiatif melakukan upaya pencegahan lain.

Upaya pencegahan juga dilakukan oleh berbagai instansi pengembang teknologi dan beserta ilmuwannya. Inovasi-inovasi tersebut juga sudah ada yang diaplikasikan untuk menggantikan kebiasaan sehari-hari yang terkendala karena wabah virus corona.

Berikut teknologi canggih yang digunakan untuk menekan angka penularan corona.

1 dari 3 halaman

wisuda robot

BBT University

1. Wisuda dengan Robot

Kampus The Bussines Breakthrough (BBT) University menggunakan robot untuk menggantikan para peserta wisuda.Hal ini dilakukan karena mematuhi kebijakan untuk tidak melakukan acara yang menghadirkan banyak orang.

Informasi yang di lansir dari Intersting Engineering, acara wisuda yang diselenggarakan di Hotel Grand Palace, Tokyo pada tanggal 28 Maret tersebut berhasil dilakukan dengan bantuan robot yang bernama Newme.

Secara teknis, robot Newme bisa berjalan dengan roda yang berada di bagian bawah dan para peserta bisa berkomunikasi dengan aplikasi Zoom yang menampilkan wajah para wisudawan.

2. Kecerdasan Buatan

Teknologi ini dikembangkan oleh pengembang teknologi asal China, Alibaba. Secara teknis teknologi kecerdasan buatan tersebut dapat mengidentifikasi pola pergerakan persebarannya. Sedangkan untuk membantu diagnosanya dengan menggunakan perhitungan alogaritma dengan melakukan analisa CT Scan.

Informasi yang dilansir dari Global Daily China, teknologi kecerdasan buatan akan melakukan identifikasi dengan membedakan hasil scan pneumonia. Dibagi menjadi tiga hasil yaitu terduga, sedikit dicurigai dan hasil yang sama sekali tidak terjangkit.

Alibaba juga mengungkapkan kecerdasan buatan tersebut mempunyai tingkat akurasi sampai dengan 96%

3. Pengiriman Udara

Pengiriman udara ini dilakukan oleh pesawat tanpa awak atau drone. Hal ini dilakukan karena hampir tidak memerlukan tenaga manusia untuk melakukan pekerjaannya.

Pertama kali dilakukan oleh perusahaan berbasis teknologi kecerdasan buatan di Singapura bernama Antwork.

Perusahaan tersebut sudah melakukan proses pengiriman barang yang mengirim logistik untuk keperluan medis yang berlokasi di Zhejiang.

2 dari 3 halaman

4. Robot Pembalas Pesan Otomatis

Informasi memang penting ketika banyak orang kebingungan saat kondisi yang tidak kondusif seperti sekarang ini. Salah satu perusahaan teknologi yang ada di Jepang bernama Bespoke menciptakan teknologi ini.

Robot pembalas pesan otomatis yang bernama Bebot tersebut akan memberikan informasi tentang persebaran virus corona. Semua pertanyaan mengenai virus corona akan dijawab seperti upaya pencegahan, konsultasi kesehatan dan berbagai hal tentang virus corona.

Sedangkan teknologi berbentuk aplikasi ini dapat diakses melalui telepon pintar pribadi.

5. Teknologi Administrasi Rumah Sakit

Rumah sakit yang menangani pasien kasus virus corona akan membutuhkan lebih banyak perawat. Maka dari pada itu, salah satu perusahaan teknologi yang bernama Ant Financial ini membantu proses administrasi pasien di rumah sakit. Sehingga staf yang biasanya bekerja untuk administrasi bisa dikerahkan untuk membantu tenaga medis.

Hal tersebut juga dapat mengurangi aktivitas yang memerlukan tatap muka yang berpotensi menularkan virus corona.

6. Robot Disinfektan

Teknologi robot tersebut digunakan di berbagai rumah sakit yang berada di China untuk melakukan sterilisasi virus. Melakukan penyemprotan disinfektan di area rumah sakit yang tidak mempekerjakan manusia sama sekali.

Teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan yang bernama TMiRob yang telak menciptakan sebanyak 10 robot yang di sebar di berbagai rumah sakit di wilayah Wuhan.

3 dari 3 halaman

7. Teknologi Komputer Super

Teknologi ini dikembangkan untuk membantu para ilmuwan untuk mengembangkan vaksin virus corona. Perusahaan teknologi bernama DiDi dan Huawei ini menggunakan kecepatan komputer ini untuk menggunakan perhitungan solusi dari berbagai percobaan. Sedangkan jika menggunakan komputer pada umumnya akan terlalu lama.

[dem]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini