5 Kata-Kata Romantis dari Puisi Terkenal, Bikin Gebetan Tambah Baper

Berikut, kumpulan kata-kata romantis dari puisi terkenal yang bisa menginspirasimu dan bikin gebetanmu tambah baper.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
5 Kata-Kata Romantis dari Puisi Terkenal, Bikin Gebetan Tambah Baper
Ilustrasi pria romantis. ©2018 Merdeka.com

Kerap kali tak cukup hanya mengucapkan sepatah atau dua patah kata untuk mengungkapkan perasaan. Alternatif lain, perasaan bisa diungkapkan melalui metafora-metafora dari puisi. Selain lebih menantang dan misterius, seseorang akan tertarik karena ini bukan hal biasa.

Ada banyak kata-kata romantis di dalam puisi yang bermakna beragam. Mulai dari kata-kata yang cocok untuk pasangan, atau berupa rayuan yang bisa membuat calon pasangan meluluh.

Berikut, kumpulan kata-kata romantis dari puisi terkenal yang bisa menginspirasimu dan bikin gebetan-mu tambah baper:

Kata-Kata Mutiara dari Puisi "Hanya" Sapardi Djoko Damono

Hanya suara burung yang kau dengar

dan tak pernah kau lihat burung itu

tapi tahu burung itu ada di sana

hanya desir angin yang kau rasa

dan tak pernah kau lihat angin itu

tapi percaya angin itu di sekitarmu

hanya doaku yang bergetar malam ini

dan tak pernah kau lihat siapa aku

tapi yakin aku ada dalam dirimu

Puisi ini sangat cocok dibacakan di depan pasangan atau calon pasangan. Selain kata-katanya yang manis, diksi yang digunakan Sapardi sangat pas untuk suasana romantis.

Kata-Kata Romantis dari Puisi "Kekasihku" Joko Pinurbo

Pacar kecil duduk manis di jendela,

menemani senja. Senja, katanya, seperti ibu

yang cantik dan capek setelah seharian dikerjain kerja

Ia bersiul ke senja seksi yang tinggal

tampak kerdipnya: Selamat tidur, kekasihku

Esok pagi kau tentu akan datang dengan rambut baru

Kupetik pipinya yang ranum,

kuminum dukanya yang belum: Kekasihku,

senja dan sendu telah diawetkan dalam kristal matamu

Bagi kalian yang ingin membuat pasangan semakin jatuh hati, puisi Joko Pinurbo di atas, bisa dibacakan di momen-momen tertentu, lho. Apalagi di hari spesial sang kekasih.

Kata-Kata Mutiara Puisi "Inilah Aku yang Mencintaimu" Pablo Neruda

Inilah aku yang mencintaimu

Pada Pinus hitam angin mengurai kekusutan

Bulan berpendar seperti fosfor di air tak berhulu muara

  • Hari demi hari, sama saja, saling memburu mengejar

 

Salju tak bergelung dari sosok-sosok berdansa

Camar berbulu perak tergelincir terbang dari barat

Sesekali tampak sebuah layar. Tinggi, bintang yang jauh

 

O ada silang hitam sebuah kapal

Bersendiri

Sesekali aku terbangun dini hari, dan jiwaku basah

Di kejauhan gemuruh laut disahut gemuruh laut

 

Inilah pelabuhan itu

Inilah aku yang mencintaimu

 

Inilah aku, ketika cakrawala sia-sia menyembunyikanmu

Aku mencintaimu walau segala membeku mengepung

Sesekali kecupanku berlayar bersama kapal besar

Menyeberangi laut menuju yang tak tersampai

 

Aku merasa dicampakkan bagai jangkar tua

Pelabuhan makin murung ketika petang tertambat disana

Hidupku jatuh kian letih, lapar tanpa ada sebabnya

Aku mencintai apa yang tak kupunyai. Engkau begitu jauh

 

Kebencianku tak terebut oleh senja yang lamban

Tapi malam tiba jua, dan mulai bernyanyi bagiku

Bulan membalikkan arah jarum jam mimpinya

 

Bintang tersebar menatapku dengan matamu

Dan seperti aku mencintaimu, pinus dan angin

Daun yang berjalin ingin melagukan namamu

 

Gadis yang lincah berkulit matahari, matahari yang menjadikan buah-buahan,

Yang menegakkan rerumputan, yang melilit ganggang

Mengisi tubuhmu dengan kegirangan, dan terang matamu

Dan mulutmu ang memiliki senyuman sejernih air

 

Kerinduan jelaga matahari terjalin jadi helaian

Surai hitammu, ketika kau bentang kedua lengan

Kau bermain matahari seperti dengan sungai kecil

Dan tertinggallah dua kolam gelap di matamu

 

Gadis yang lincah, tak ada yang menuntunku mendekatmu

Segala jauh menahan, seperti engkaulah rembang malam

Kau kegaduhan hiruk-pikuk kawanan lebah

Amuk ombak mabuk, kau kekuatan burung ekor putih

 

Walau hatiku yang suram mencari engkau juga, aku cinta

Girang tubuhmu yang penuh, suaramu yang pipih dan mengalir

Kupu-kupu hitam, manis dan sesungguhnya arti

Bagai padang gandum dan matahari, bagai air dan bunga popi.

Kata-Kata Romantis dari Pusiai "Sajak Putih" Chairil Anwar

Buat tunanganku Mirat

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

 

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba

Meriak muka air kolam jiwa

dan dalam dadaku memerdu lagu

Menarik menari seluruh aku

 

Hidup dari hidupku, pintu terbuka

Selama matamu bagiku menengadah

Selama kau darah mengalir dari luka

Antara kita Mati datang tidak membelah

 

Buat miratku, Ratuku! kubentuk dunia sendiri,

dan kuberi jiwa segala yang dikira orang mati di alam ini!

Kucuplah aku terus, kucuplah

Dan semburkanlah tenaga dan hidup dalam tubuhku

Kata-Kata Romantis dari Puisi "Sajak Cinta" Mustofa Bisri

Walau dikenal sebagai pemuka agama, Mustofa Bisri juga dikenal sebagai penyair. Dalam setiap dakwahnya, ia kerap menggunakan media puisi. Tak hanya soal pesan terkait agama saja, Mustofa Bisri juga pernah membuat puisi cinta yang dijamin membuat calon pasangan jadi baper. Seperti puisi yang berjudul Sajak Cinta di bawah ini:

cintaku kepadamu belum pernah ada contohnya

cinta romeo kepada juliet si majnun qais kepada laila

belum apa-apa

temu pisah kita lebih bermakna

dibandingkan temu-pisah Yusuf dan Zulaikha

rindu-dendam kita melebihi rindu-dendam Adam

dan Hawa

aku adalah ombak samuderamu

yang lari datang bagimu

hujan yang berkilat dan berguruh mendungmu

aku adalah wangi bungamu

luka berdarah-darah durimu

semilir bagai badai anginmu

aku adalah kicau burungmu

kabut puncak gunungmu

tuah tenungmu

aku adalah titik-titik hurufmu

kata-kata maknamu

aku adalah sinar silau panasmu

dan bayang-bayang hangat mentarimu

bumi pasrah langitmu

aku adalah jasad ruhmu

fayakun kunmu

aku adalah a-k-u

k-a-u

mu

Rembang, 30-9-1995

Rekomendasi