Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Karakteristik Anak Usia Dini, Orang Tua Wajib Tahu

5 Karakteristik Anak Usia Dini, Orang Tua Wajib Tahu Ilustrasi anak. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Creativa

Merdeka.com - Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya tentu sudah tidak bisa diragukan lagi. Beragam cara dilakukan seorang ibu agar anak-anaknya bisa tumbuh menjadi orang yang memiliki budi pekerti baik dan berguna bagi orang lain. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban setiap anak untuk berbakti dan menyayangi seorang ibu.

Begitu juga untuk para orang tua, sudah semestinya untuk selalu menjaga buah hati mereka. Pasalnya, anak adalah anugerah sekaligus titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang diberikan kepada orang tua. Sehingga, sudah seharusnya orang tua senantiasa memberikan kasih sayang untuk buah hati.

Di samping itu, dengan mengenali karakteristik anak usia dini, akan memudahkan para orang tua saat mendidik Si Kecil. Berikut beberapa karakteristik anak usia dini yang merdeka.com lansir dari SehatQ:

Rasa Ingin Tahu Tinggi

ilustrasi anak dan ibu

raisingchildren.net.au

Karakteristik anak usia dini yang pertama, yaitu rasa ingin tahu yang tinggi. Karakter ini ditunjukkan saat Si Kecil berinteraksi dengan benda di sekitar, banyak menunjuk barang, dan mendatangi hal-hal baru.

Karakter ini perlu diimbangi dengan pengetahuan yang luas agar anak dapat mendapatkan jawaban tepat untuk rasa ingin tahunya. Selain menjadi jawaban atas pertanyaannya, orang tua juga dapat menjaga keselamatan Si Kecil jika ia mendatangi tempat atau berdekatan dengan benda yang berbahaya.

Unik

Salah satu karakteristik anak usia dini yang paling umum adalah memiliki sifat unik. Keunikan ini dapat dilihat dari kemampuan, cara belajar, dan hal-hal yang mampu menarik perhatiannya.

Meski dalam satu kelompok anak mempelajari sesuatu yang sama, mereka tetap memiliki keunikan yang berbeda-beda. Sebab, anak memiliki pola perkembangan yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Memiliki Imajinasi yang Kuat

ilustrasi anak makan

©2021 Merdeka.com

Karakteristik anak usia dini selanjutnya, yaitu memiliki imajinasi yang kuat. Biasanya, anak akan menunjukkan imajinasinya saat bermain dengan mainannya. Seperti berpura-pura menjadi tokoh idola dan membuat karya dengan warna atau gambar yang unik.

Dengan mengajaknya bermain bersama, membacakan banyak buku cerita, dan menunjukkan tontonan yang bermanfaat, dapat melatih imajinasi anak semakin baik. Pembentukan karakternya akan dapat optimal jika orang tua menemukan karakter dominan yang dimiliki dan memberikan pendampingan yang tepat pada karakter tersebut.

Egois

Setiap anak memiliki kecenderungan egois yang cukup besar dalam dirinya. Meski tidak salah,sifat ini harus dikelola dan dibimbing dengan tepat. Dengan bimbingan yang tepat, anak dapat menjadi pribadi yang fokus dan memiliki sikap persisten yang kuat.

Sebaliknya, apabila sifat egois tidak dikelola dengan baik, dapat merugikan Si Kecil dan lingkungannya. Anak akan banyak merepotkan teman-teman dan orang di sekitarnya. Maka dari itu, ada baiknya orang tua selalu memperhatikan buah hati saat bermain bersama teman-temannya.

Suka Bertemu dengan Orang Baru

ilustrasi anak anak di tengah pandemi covid 19

©2021 Merdeka.com

Karakteristik anak usia dini lainnya, yaitu suka bertemu dengan orang baru. Biasanya, anak dengan karakter seperti ini memiliki rasa percaya diri dan keberanian yang tinggi karena tidak mudah takut dengan orang yang baru ditemuinya.

Bertemu dengan orang banyak dapat membantu Si Kecil mendapat berbagai preferensi baru untuk pembentukan karakternya. Ketika bertemu dan berinteraksi, anak akan lebih banyak mengamati apa yang dikatakan dan dilakukan orang baru tersebut. Maka dari itu, sudah seharusnya setiap orang tua selalu memberi contoh yang baik kepada anak.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP