5 Ciri-Ciri Usus Buntu yang Perlu Diwaspadai, Sakit Perut hingga Demam Ringan
Merdeka.com - Sistem pencernaan merupakan salah satu organ yang mempunyai peranan penting dalam tubuh. Organ ini sehari-hari bekerja mencerna makanan, supaya nutrisi makanan dapat terserap dan tersalurkan dengan baik dan menyeluruh ke tubuh. Jika asupan makanan tidak dijaga dan cenderung sembarangan, maka bukan tidak mungkin akan memunculkan gangguan pada sistem pencernaan.
Salah satu gangguan sistem pencernaan yang cukup berbahaya adalah usus buntu. Usus buntu atau juga disebut dengan istilah apendisitis, merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada bagian usus buntu. Usus buntu merupakan salah satu bagain dalam usus besar yang terletak di bagian ujung, berbentuk seperti selang kecil dan tipis.
Gangguan peradangan yang terjadi pada bagian usus buntu ini perlu mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat. Jika diabaikan dan telat penanganan, bisa menyebabkan kondisi yang lebih buruk yaitu usus buntu akan pecah terjadi infeksi berat. Maka dari itu, ciri-ciri usus buntu perlu diketahui sejak dini untuk memperkecil risiko komplikasi.
Lalu apa saja ciri-ciri usus buntu yang dapat terjadi dan perlu diketahui? Dilansir dari Liputan6.com, berikut kami telah merangkum penjelasan ciri-ciri usus buntu secara lengkap untuk Anda.
Sakit Perut Bagian Bawah

©iStockphoto
Ciri-ciri usus buntu yang pertama bisa berupa gejala sakit perut. Ciri-ciri usus buntu yang satu ini sering terjadi secara mendadak yang timbul berupa rasa nyeri atau kram perut. Namun sebagian orang lebih sering mengalami nyeri perut yang intens dibandingkan kram perut. Hal ini bisa menjadi tanda terjadinya peradangan dan pembengkakan pada bagian usus buntu.
Dapat dikatakan bagi masing-masing penderita, mengalami nyeri atau kram perut di lokasi yang berbeda-beda. Hal ini biasanya tergantung pada usia dan posisi atau letak usus buntu yang mengalami peradangan. Meskipun begitu, rasa nyeri perut dapat dirasakan dari perut bagian tengah dekat pusar dan berpindah ke perut kanan bagian bawah. Namun terdapat sebagian orang yang merasakan nyeri perut atau kram di bagian belakang seperti punggung bagian bawah atau panggul.
Demam Ringan
Selanjutnya, ciri-ciri usus buntu juga bisa ditandai dengan munculnya demam ringan. Pada penderita usus buntu, biasanya mengalami demam ringan yaitu sekitar 37 sampai 38 derajat celcius. Pada kondisi yang lebih parah, demam bisa mencapai 38 derajat celcius disertai dengan peningkatan denyut jantung.
Bisa dikatakan, gejala demam ini merupakan tanda-tanda alami bahwa sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi yang terjadi di dalam tubuh. Kondisi demam ini juga menjadi tanda bahwa tubuh sedang berusaha mengurangi jumlah bakteri jahat yang menyerang dan menyebabkan penyakit.
Mual, Muntah, dan Nafsu Makan Menurun

©2015 Merdeka.com/shutterstock
Selanjutnya, ciri-ciri usus buntu juga bisa muncul berupa mual, muntah dan nafsu makan yang menurun. Usus buntu merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menyerang sistem pencernaan. Sehingga tidak heran jika dalam penyakit usus buntu sering muncul gejala mual dan muntah.
Jika terjadi gejala mual dan muntah, biasanya berakibat pada menurunnya nafsu makan secara drastis. Hal ini tidak lain disebabkan karena mual dan muntah membuat kondisi lambung menjadi tidak nyaman. Dengan begitu, penderita merasa tidak berselera untuk mengonsumsi makanan untuk masuk ke dalamnya. Di mana bisa terus menerus memicu perasaan ingin muntah.
Gangguan Pencernaan
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa penyakit usus buntu merupakan salah satu gangguan yang menyerang sistem pencernaan. Dengan begitu, ada berbagai gangguan pencernaan yang muncul pada penderita yang mengalami penyakit ini. Selain kondisi mual dan muntah, gangguan pencernaan akibat usus buntu juga bisa berupa gejala sembelit.
Biasanya orang yang mengalami gejala sembelit akan merasakan susah buang angin atau kentut. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa penyumbatan di bagian usus buntu sudah terjadi sebagian atau menyeluruh. Selain sembelit, sebagian penderita usus buntu juga mengalami diare sebagai salah satu gejala yang menyerang. Ini juga termasuk salah satu ciri-ciri usus buntu yang tidak boleh diabaikan.
Sering Buang Air Kecil

shutterstock
Ciri-ciri usus buntu yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah sering buang air kecil. Hal ini tidak lain disebabkan karena letak usus buntu yang berdekatan dengan kandung kemih. Sehingga jika terjadi peradangan pada usus buntu, maka hal tersebut bisa menyebabkan peradangan pula pada bagian kandung kemih.
Umumnya hal ini ditandai dengan kondisi buang air kecil yang lebih sering dari biasanya. Bukan hanya itu, kondisi ini bisa disertai dengan rasa sakit ketika sedang buang air kecil. Meskipun demikian, tidak semua penderita mengalami gejala ini. Namun ini termasuk salah satu ciri-ciri usus buntu yang tidak boleh disepelekan. Jika diabaikan dan telat mendapat penanganan, risiko infeksi lebih berat dan komplikasi bisa semakin mudah terjadi.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya