Warga tak disiplin dan berbudaya buat Djarot ingin tiru Ahok
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat geram melihat tingkah laku beberapa warga yang tidak tertib dan berbudaya. Karena masih saja ada tangan-tangan nakal yang merusak keindahan Jakarta dengan mencoret-coret fasilitas umum.
"Tangannya gatel gitu loh. Katanya kita masyarakat yang berbudaya, mana budayanya? Gemes," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/8).
Dia juga tidak menampik adanya warga yang melanggar aturan secara terang-terangan. Salah satunya adalah menggunakan trotoar sebagai lokasi berjualan.
"Lampu merah jalan terus, kalau kita tegor marah-marah. Ini gimana, toh? Yang salah yang marah-marah. Ngelus dada, sabar," ujarnya.
Mantan Wali Kota Blitar ini bahkan mulai menyadari mengapa Basuki Tjahaja Purnama kerap emosi selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Bahkan, dia mengaku bisa saja menjadi seperti Basuki atau akrab disapa Ahok jika warga tetap bebal.
"Kadang-kadang saya juga nggak nyalahin kalau Pak Ahok marah-marah terus. Saya lama-lama bisa pemarah juga loh ya. Ini masalahnya Bagaimana mendisiplinkan kita punya warga masyarakat," tegasnya.
"Bagaimana kita bisa saling menghargai, saling menghormati, bagaimana menyeimbangkan hak dan kewajiban, jangan hanya hak yang dituntut," tutup politisi PDI Perjuangan ini.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya