Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Kalideres bingung tidur usai rumahnya ludes dilalap api

Warga Kalideres bingung tidur usai rumahnya ludes dilalap api Kebakaran di Kamal. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Si jago merah kembali melalap pemukiman padat di Gang Jambu RT 2 RW 11, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (3/10) sekira pukul 13.45 WIB. Api itu membakar lebih dari 20 rumah kontrakan.

Sri Ayani (29) menjadi salah satu korban yang kontrakannya ludes terbakar. Sri tak sempat membawa apapun selain menggendong putri kecilnya yang baru berumur satu tahun.

"Bangun tidur, anak saya nangis minta, 'Ma ee ma tuyun ma tuyun' kata dia, terus saya bilang 'nanti dulu de', kata Sri kepada merdeka.com di lokasi, Senin (3/10).

Sri pun memutuskan untuk bangun dan keluar dari rumah kontrakan yang ada di lantai 2. Namun dia langsung melihat asap tebal dan api dari arah rumah di sampingnya.

"Tadinya mau ambil HP sama uang tapi enggak jadi apinya besar banget. Saya langsung lari cari tempat berlindung sambil gendong anak saya," cerita Sri dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Nyimas (47) korban lainnya mengaku sempat mendengar ada ledakan sesaat sebelum orang meneriaki dirinya untuk keluar dari rumah. Saat itu, ibu 3 anak itu baru saja melaksanakan salat Dzuhur di rumahnya.

"Api merembet dari tentangga, habis salat Dzuhur pada teriak ada kebakaran pas saya lihat api sudah di kepala," kata Nyimas.

Tak pikir panjang, Nyimas pun langsung melarikan diri dari rumahnya. Tak ada barang apapun yang sempat diselamatkan, termasuk seragam sekolah dan buku pelajaran ketiga anaknya.

"Saya sudah enggak bisa cerita lagi. Sudah ludes semua, enggak ada apa-apa lagi selain yang dipakai, baju sama buku sekolah anak saya juga ludes," cerita Nyimas.

Salah satu anak perempuannya Riski tampak menangisi rumahnya yang terbakar. Remaja yang baru duduk di bangku kelas VIII SMP itu terus menangis melihat petugas yang masih melakukan pemadaman.

Kini Nyimas tak tahu harus berbuat apa dengan kondisinya saat ini. Nyimas berharap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bisa memberikan bantuan kepada dirinya dan para korban kebakaran lainnya.

"Bilangin Pak Ahok nih, rumahnya kebakar. Kasih duit Hok, kan sama-sama orang Palembang juga," tutupnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP