Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Cilincing minta Ahok blusukan ke kampungnya

Warga Cilincing minta Ahok blusukan ke kampungnya Ahok blusukan di Pejaten. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat beberapa kali ditolak saat melakukan kampanye di beberapa tempat. Alasannya karena Ahok diduga melakukan penistaan agama.

Meskipun Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penistaan agama, warga Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara tetap akan menerima jika mantan Bupati Belitung Timur itu datang ke wilayah mereka.

Hal itu disampaikan saat calon wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat blusukan dan melakukan interaksi dengan warga. "Pak Ahok ke sini boleh pak," ujar warga serentak di lokasi, Sabtu (19/11).

Djarot mengapresiasi cara pandang warga Semper yang dinilainya sudah memahami proses demokrasi. Mantan Bupati Blitar ini berharap warga tidak mudah terprovokasi dengan hasutan yang mencederai demokrasi yang sedang berjalan.

"Masyarakat (Semper) sudah paham soal demokrasi. Makanya jangan sekelompok masyarakat yang tidak paham tentang masalah aturan-aturan hukum yang sebagian kecil mencoba menghadang-hadang. Saya sudah lima kali loh dihadang. Tapi saya selalu sampaikan, jangan marah, jangan terprovokasi kita. Harus taat kepada aturan hukum ya," pungkas politikus PDIP tersebut. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP