Usai Ahok, giliran DPRD DKI Jakarta dipanggil Menteri Tjahjo

Rabu, 4 Maret 2015 11:52 Reporter : Fikri Faqih
Usai Ahok, giliran DPRD DKI Jakarta dipanggil Menteri Tjahjo Sidang paripurna hak angket Ahok. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kementerian Dalam Negeri tidak hanya mengundang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan jajarannya. Siang nanti, DPRD DKI Jakarta juga diundang untuk memaparkan terkait APBD DKI Jakarta 2015.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan, pemanggilan ini untuk mendapatkan informasi yang berimbang terkait kisruh APBD DKI Jakarta.

"Nanti siang pimpinan DPRD akan kami sampaikan penjelasan tanpa kami menyinggung proses politik. Kami konsultasi dengan DPRD setidaknya besok pagi sudah ada kesepakatan," jelasnya di Kantor Kemendagri, Rabu (4/3).

Dia menambahkan, dalam pertemuan nanti pihaknya tidak akan menyinggung hak angket yang tengah berlangsung. Sebab tujuan utamanya hanya untuk mengetahui alur pembahasan APBD DKI Jakarta.

"Ada hak politik dari DPRD. Kami nggak bisa ikut campur. Angket dan apapun itu hak dewan. Mau lapor KPK atau Bareskrim itu hak individu, hak dewan. Intinya secara administrasi sudah selesai," tutup Politisi PDI Perjuangan.

Sebelumnya, dari pertemuan dengan Ahok, Mendagri menegaskan tak pernah menerima APBD 2015 tandingan versi DPRD. Dia hanya menerima dari eksekutif dan tidak ditemukan masalah apapun. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini