Truk sampah banyak rusak, pengangkutan sampah di Bekasi terganggu
Merdeka.com - Sebanyak 71 truk sampak milik Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kerusakan, 19 di antaranya merupakan hibah dari DKI Jakarta. Kini puluhan armada pengangkut sampah tersebut mangkrak di bengkel pemerintah setempat.
Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dadang Mulyana mengatakan, saat ini hanya 196 truk yang bisa dioperasikan untuk mengangkut sampah produksi warga Kota Bekasi.
"Yang terangkut hanya sekitar 50 persen dari 1700 ton sampah setiap hari, karena keterbatasan armada dan anggaran," kata Dadang, Minggu (12/2).
Dadang mengatakan, kerusakan truk sampah bervariasi. Namun, rata-rata, kerusakan cukup berat, sehingga biaya perbaikan memakan anggaran yang cukup besar. Meski begitu, pihaknya tetap mengupayakan perbaikan.
"Truk sampah hibah dari DKI ada yang rusak, bahkan biaya perbaikan cukup mahal, hampir sama seperti beli truk baru," katanya.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, berang melihat banyaknya truk sampah yang mangkrak tak bisa digunakan. Padahal, masih banyak sampah yang tercecer akibat tak dapat diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sumur Batu di Bantargebang.
"Saya sudah meminta agar workshop dikembangkan, dan menjamin ketersediaan suku cadang truk-truk sampah," kata Rahmat.
Karena itu, Rahmat meminta agar dinas terkait segera melakukan pengembangan workshop, sehingga perbaikan sejumlah truk sampah tak memakan waktu yang cukup lama.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya