Setelah Bantuan Kartu, Penyandang Disabilitas akan Diberi Pelatihan Keterampilan

Rabu, 4 September 2019 00:49 Reporter : Hari Ariyanti
Setelah Bantuan Kartu, Penyandang Disabilitas akan Diberi Pelatihan Keterampilan Penyandang disabilitas gelar pawai berbaju adat. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pekan lalu Pemprov DKI Jakarta meluncurkan kartu untuk penyandang disabilitas. Melalui kartu ini para penyandang disabilitas dapat mengakses berbagai bantuan dari pemerintah. Namun ke depan, Pemprov DKI Jakarta juga akan memprogramkan pelatihan keterampilan. Dengan keterampilan khusus, maka mereka bisa dapat terserap lapangan kerja.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irwansyah mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan dan melakukan survei apa saja program pelatihan yang dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas. Melalui pendataan ini menurutnya akan mempermudah pihaknya dalam mengeluarkan program bantuan yang tepat sasaran dan berguna bagi penerima bantuan.

"Memang untuk pengembangan lapangan kerja, para penyandang disabilitas ini sedang kita lakukan pendataan dan kita akan tanyakan kepada mereka program-program apa yang mereka butuhkan. Selama ini sudah dilaksanakan ada yang menjahit dan sebagainya, ada beberapa tempat yang khusus untuk pelatihan-pelatihan mereka," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (3/9).

Bulan ini Dinas Sosial membuka pendaftaran bagi para penyandang disabilitas yang ingin mengikuti program pelatihan ini. Mereka diminta secara aktif mendaftar.

"Kita lagi siapkan aplikasinya dan kita akan survei ke lapangan dan dari situ kita akan buatkan program selanjutnya untuk pelatihan yang mereka butuhkan selanjutnya," ujarnya.

Terkait bantuan kartu disabilitas yang mulai dibagikan pekan lalu, Pemprov DKI menargetkan 14 ribu penerima tahun ini.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan kartu ini diberikan kepada mereka yang berasal dari keluarga dengan sosial ekonomi lemah dan namanya masuk dalam BDT. BDT adalah hasil sensus BPS yang dikoreksi TNP2K dan Kementerian Sosial.

"Tapi kita ingin agar itu nanti bisa kita perluas, tapi untuk kita bisa perluas maka pengumpulan datanya oleh DKI, kita akan menggunakan Jakarta Satu. Jakarta Satu itu akan mendata semuanya. Penduduk berbasis geografis, dari situ nanti kita punya data lebih lengkap, harapannya nanti bisa semua," kata Anies. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Penyandang Disabilitas
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini