Satpol PP DKI Anggarkan Rp321 Juta Beli Sepeda Listrik buat Patroli CFD

Selain sepeda listrik, Satpol PP juga menganggarkan sepeda motor patroli matic senilai Rp11.097.451767 (11 miliar) untuk 324 unit.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Satpol PP DKI Anggarkan Rp321 Juta Beli Sepeda Listrik buat Patroli CFD
Car Free Day di Kawasan Bundaran HI. ©2022 Liputan6.com/Angga Yuniar

Satpol PP DKI Jakarta menganggarkan Rp321 juta untuk 20 sepeda listrik. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, sepeda listrik tersebut digunakan untuk berpatroli saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Adapun sepeda listrik tersebut memiliki spesifikasi 250W dan baterai 36V.

"Cuma 20. (Untuk) patroli bersepeda, untuk CFD, ya," kata Arifin kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/1).

Arifin menyebut, sepeda listrik tersebut dapat mempermudah tugas Satpol PP ketika berpatroli mengawasi CFD.

"Bayangan yang naik sepeda ini tiap waktu dia keliling dari mulai Balai Kota sampai ke Patung Pemuda Senayan. Kemudian juga wanita Srikandi (Satpol PP wanita), kalau sepeda listrik itu kan ada yang bisa memang manual ketika listriknya dimatikan, kalau dia membutuhkan, dia bisa pakai listriknya gitu lho. Untuk membantu kelancaran, untuk tugas mereka," jelas Arifin.

Selain sepeda listrik, Satpol PP juga menganggarkan sepeda motor patroli matic senilai Rp11.097.451767 (11 miliar) untuk 324 unit.

Adapun anggaran Satpol PP pada APBD 2023 mencapai Rp1.047.164.285.492 (1 triliun). Anggaran tersebut paling banyak dialokasikan untuk belanja pegawai yang mencapai 68 persen atau Rp717.075.975.806 (717 miliar). Kemudian, sisanya sebanyak 32 persen untuk Belanja Perangkat Daerah senilai Rp330.088.309.686 (330 miliar).

"Sebagian besar jumlah Belanja Satpol PP Provinsi DKI Jakarta terdiri dari kegiatan pembayaran gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) dari total keseluruhan anggaran Belanja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)," tulis materi paparan rapat Satpol PP dengan Komisi A.

Rekomendasi