Mantan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) era kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Tatak Ujiyati tak lagi menjabat sebagai Komisaris PT Light Rail Transit (LRT) Jakarta. Hal tersebut sebelumnya disampaikan Tatak melalui akun Twitternya, @tatakujiyati.
"Betul, seperti yang saya tulis di Twitter dan IG (Instagram)," kata Tatak kepada Liputan6.com, Selasa (15/11) malam.
Tatak menyampaikan memperoleh salinan Keputusan Para Pemegang Saham (KPPS) dari PT Jakarta Propertindo (JakPro) pada hari ini. Namun, KPPS itu telah ditandatangani pada 14 November 2022.
"Saya dapat salinan Keputusan Para Pemegang Saham (KPPS) dari PT Jakpro hari ini, ditandatangani per kemarin," terang Tatak.
Lebih lanjut Tatak tak menjelaskan secara rinci alasan pencopotannya dari jabatan Komisaris PT LRT Jakarta. Tatak menyarankan agar alasan pencopotannya ditanyakan ke PT JakPro.
"Alasannya sila ditanyakan lgs kepada PT Jakpro. Saya menerima saja. Terimakasih sudah diberi kepercayaan memegang amanah selama ini dan alhamdulillah berjalan dengan baik," kata Tatak
Advertisement
Sebelumnya, melalui akun Twitternya Tatak membagikan kabar pencopotannya sebagai Komisaris PT LRT. Dia mengungkapkan telah purna tugas sebagai Komisaris dan telah menjalankan perusahaan sesuai tujuan.
"Purnatugas. Alhamdulillah telah menyelesaikan tugas sebagai komisaris di PT LRTJ. Membantu menjalankan perusahaan sesuai tujuan dan mematuhi GCH," kata Tatak dalam cuitannya, Selasa (15/11).
Dalam cuitannya, Tatak menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan pihak-pihak terkait. Tatak mengucap syukur karena telah diberi kesempatan berkontribusi bagi LRT.
"Terima kasih kepada gubernur DKI, Pemprov DKI, PT JakPro dan PT LRTJ yang telah memberi kesempatan untuk berkontribusi. InsyaAllah LRTJ tetap jaya," ujar dia.
Sebagai informasi, TGUPP DKI Jakarta era Anies resmi bubar bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Anies Baswedan sebagai orang nomor satu di Ibu Kota.
Sebelumnya, Tatak menjelaskan TGUPP selama ini membantu Anies menyelesaikan tugas di DKI Jakarta. TGUPP, kata Tatak juga membantu Gubernur mengerjakan detail-detail semua proses dalam pelaksanaan program kerja.
Advertisement
JakPro Belum Tunjuk Pengganti Tatak Ujiyati
Vice President Corporate Secretary PT Jakpro Syachrial Syarif membenarkan pemberhentian mantan TGUPP Anies Baswedan Tatak Ujiyati sebagai Komisaris PT Light Rail Transit (LRT) Jakarta.
Syachrial menjelaskan penggantian Tatak sebagai Komisaris PT LRT dalam rangka penyegaran kepengurusan di tubuh PT LRT Jakarta (LRTJ). PT LRT Jakarta tengah menyiapkan penugasan yang baru.
"Pemberhentian Ibu Tatak adalah penyegaran kepengurusan LRTJ agar dapat mempersiapkan penugasan yang baru," kata Syachrial kepada Liputan6.com, Selasa (15/11) malam.
Syachrial menyampaikan bahwa Tatak resmi diberhentikan dari jabatannya pada Senin 14 November 2022 lalu. Kendati demikian, Syachrial menyebut JakPro belum menunjuk pengganti Tatak untuk mengisi kekosongan jajaran Komisaris PT LRT Jakarta.
"Ada mekanismenya mbak, jadi saat ini masih proses," kata dia.
Lebih lanjut, Syachrial mengatakan penyegaran kepengurusan di tubuh PT LRT bermacam-macam bentuk. Terkait pemberhentian Tatak, penyegaran kepengurusan yang dimaksud ialah dalam hal pengawakannya.
"Penyegaran kan bentuknya bisa macam-macam ya. Kali ini penyegaran dalam pengawakannya," ujar dia.
Meski dilakukan penyegaran kepengurusan, Syachrial mengungkapkan per Selasa (15/11) ini hanya Tatak yang resmi diganti dari kepengurusannya sebagai Komisaris di PT LRT Jakarta.
"Saat ini hanya Bu Tatak yang diganti," tandasnya.
Reporter: Winda Nelfira/Liputan6.com