Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta membentuk tim khusus penanganan ranjau paku. Kepala Satpol PP DKI, Arifin mengatakan, tim ini dibentuk seiring keluhan masyarakat terkait banyaknya ranjau di jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Usai apel pembentukan tim penanganan ranjau paku, Arifin bahkan menyampaikan ranjau yang tersebar di jalan besar Jakarta tidak hanya paku melainkan pecahan kaca, baut, dan sebagainya.
"Yang jelas, paku dan sejenisnya tidak hanya paku, ada guntingan payung, pecahan logam, baut, dan sebagainya itu akan diamankan dengan alat-alat pendeteksi atau alat penyapu ranjau," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/10).
Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan, kerja tim khusus penanganan ranjau juga akan bekerjasama dengan relawan saber komuniti. Dengan adanya kerjasama ini, imbuhnya, pemetaan sekaligus pengawasan ranjau-ranjau di jalan dapat berjalan optimal.
"Kita berharap ke depan tidak ada lagi pihak-pihak ataupun mungkin orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan jalan-jalan di ibu kota untuk mencari keuntungan," harapnya.
"Kita berharap itu tidak terjadi, walaupun beberapa waktu yang lalu ada indikasi seperti itu, ada pelaku-pelaku penyebar paku yang sudah diproses, sudah ditangani oleh aparat kepolisian," tutup Arifin.