Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan Pemerintah Provinsi DKI telah menyiapkan anggaran untuk vaksinasi Covid-19. Namun, pelaksanaan vaksinasi masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
"Insyaallah Jakarta siap (melakukan vaksin). Kami menunggu arahan daripada pemerintah pusat yang diatur oleh Kementerian Kesehatan," kata Riza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/12).
Sesuai arahan Kementerian Kesehatan, Riza sepakat pihak yang menjadi prioritas mendapat vaksin adalah tenaga kesehatan. Politikus Gerindra itu menyebutkan anggaran yang disediakan Pemprov untuk program penanganan Covid-19 di 2020 berkisar di angka Rp 5 triliun.
"Terkait program Covid itu kami menganggarkan kurang lebih Rp5 triliun," ucapnya.
"Tahun 2021 kita anggarkan peruntukannya. Nanti akan diatur seperti yang kemarin itu dibagi tiga bagian, yaitu kepentingan kesehatan, kepentingan jaringan pengaman sosial atau bansos, dan ketiga stimulus ekonomi."
Sebelumnya, pemerintah pusat menyiapkan rencana vaksinasi sebagai jalan keluar dari pandemi Covid-19. Namun, pemerintah hanya menyediakan vaksin gratis untuk 30 persen warga.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyatakan, 32 juta orang akan mendapatkan vaksinasi program pemerintah, serta 75 juta orang membayar sendiri lewat jalur mandiri.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, vaksin belum dapat diberikan secara gratis kepada seluruh penduduk sebab masih ada kebutuhan anggaran untuk sektor yang lain.