Akan masuk musim hujan, 129 kelurahan di Jakarta masih rawan banjir

Bambang menyebut data rawan banjir berasal evaluasi kajian banjir pada Februari 2018. Saat ini, normalisasi baru terealisasi 16 kilometer dari 33 kilometer. Mandeknya proyek tersebut terhalang pembebasan lahan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Akan masuk musim hujan, 129 kelurahan di Jakarta masih rawan banjir
Kali Ciliwung. ©2014 Merdeka.com

Sebanyak 129 kelurahan di Jakarta masih rawan terendam banjir. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah mengatakan 129 kelurahan itu berada di sepanjang kali yang belum dinormalisasi.

"Salah satu penyebab masalah tersebut karena normalisasi tidak berjalan. Kali tidak mampu menampung banjir yang datang dari hulu. Jadinya airnya melimpah," kata Bambang saat dihubungi,Selasa (9/10/2018).

Bambang menyebut data rawan banjir berasal evaluasi kajian banjir pada Februari 2018. Saat ini, normalisasi baru terealisasi 16 kilometer dari 33 kilometer. Mandeknya proyek tersebut terhalang pembebasan lahan.

"Iya nah semenjak tahun 2018 ini tidak ada lagi kegiatan normalisasi. Karena tidak ada normalisasi, maka dananya kami kembalikan ke kas negara," pungkas dia.

Adapun kelurahan yang masih rawan berada di sepanjang Kali Angke ada 6kelurahan, Kali Pesanggaran 21 kelurahan, Kali Krukut 12 kelurahan dan Kali Ciliwung 28 kelurahan. Sementara di Kanal Banjir Barat ada 10 kelurahan yang terancam, di Kali Ciliwung Lama ada sembilan kelurahan, Kali Sunter ada 23 kelurahan, Kali Cipinang ada 12 kelurahan, dan di Kali Cengkareng Drain ada delapan kelurahan.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi