Indonesia didaulat menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018 yang akan digelar pada 6-13 Oktober 2018. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta ajang tersebut dijadikan momentum menggenjot perbaikan fasilitas supaya ramah bagi penyandang disabilitas.
"Saya ingin mengajak kepada warga jakarta, warga Indonesia umumnya gunakan Asian Para Games sebagai momentum untuk menyadarkan kepada kita bahwa kesetaraan harus ada kepada semua aspek, kesempatan, dan fasilitas harus setara," papar dia di Monas, Minggu (23/9).
Anies ingin menumbuhkan kesadaran tentang kesetaraan. Betapa pentingnya memberikan perhatian ekstra pada kaum difabel. Selama ini fasilitas-fasilitas publik sangat kurang layak untuk penyandang disabilitas. Misalnya, fasilitas penunjang kendaraan umum untuk penyandang tunanetra.
"Penyandang tunanetra akan kesulitan untuk mengetahui, mereka pernah mengeluhkan bahwa naik kendaraan umum tidak tahu sekarang sudah sampai di mana karena tidak ada pemberitahuan. Bagi mereka yang tunanetra itu masalah besar, nah kejadian-kejadian seperti ini sering tidak disadari oleh masyarakat," ujar dia.
Mantan Mendikbud ini mengaku telah menginstruksikan kepada aparatur untuk memanfaatkan momen Asian Para games untuk memperbaiki pelayanan bagi warga disabilitas di Jakarta. Antara lain, kesehatan, keamanan. Sebab, semuanya warga indonesia memiliki hak yang sama.
"Misalnya untuk bus kita siapkan busnya dengan dek rendah sehingga ramah bagi penyandang disabilitas, begitu juga dengan fasilitas-fasilitas umum utamanya di jalan-jalan protokol sejak beberapa bulan lalu sudah kita mulai dorong ada perbaikan, dan kita juga menganjurkan kepada gedung-gedung yang ada di jalan protokol untuk memanfaatkan momen Asian Para games ini untuk memastikan fasilitasnya ramah penyandang disabilitas," ucap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com