Manajemen Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor-LIPI bakal menutup sementara lokasi wisata Kebun Raya Bogor (KRB), hari ini. Penutupan dilakukan menyusul rencana kunjungan sejumlah tamu negara ke Istana Bogor.
Humas PKT Kebun Raya Bogor-LIPI, Ayi Doni Darusallam, mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi siapa tamu negara yang bakal berkujung ke Istana Kepresidenan Bogor. Penutupan hanya satu hari.
"Untuk pastinya, siapa yang datang kami nggak tahu. Kami hanya koordinasi dengan pihak Istana. Cuman, karena posisi Kebun Raya Bogor sebagai ring satu, maka kami informasikan ditutup. Ini hanya selama satu hari," ucap Doni, Senin (30/4/2018).
Sebenarnya, kata Doni, ada sekitar tujuh rombongan yang sudah mereservasi atau membooking tempat di area kebun raya. Namun karena adanya penutupan maka dibatalkan dan uangnya sudah dikembalikan.
"Jadi, mereka (rombongan) ini sudah membooking duluan sebelum adanya informasi ini. Kita follow up kembali soal itu dan mereka memutuskan tidak jadi di sini," kata Doni.
Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 061 Suryakencana, Mayor Ratno, menyebut Pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan High Level Consultation of World Muslim’s Scholars (HLC-WMS) on Wassatiyat Al Islam pada 1-3 Mei 2018, di Bogor, Jawa Barat.
Para peserta HLC-WMS adalah tokoh ulama dan cendekiawan muslim dunia dari berbagai negara. Adapun pembicara utama HLC-WMS adalah Imam Besar Al Azhar, Ahmed Ath-Thayyeb dan President of the Forum for Promoting Peace in Muslim Societies and Vice President of International Union of Muslim Scholars, Prof. Dr. Abdullah bin Bayyah.
Ratno menuturkan, sejumlah tamu negara yang bakal hadir dalam acara tersebut adalah Perdana Menteri Mesir, Wakil Presiden Iran, dan Sultan Brunei Darussalam.
"Kami sudah siapkan anggota untuk mengamankan di sekitar lokasi acara tersebut. Namun untuk agenda besok, kita belum bisa menginformasikan" ungkap Ratno.