Polisi bakal cabut SIM sopir angkutan umum yang ugal-ugalan

Polisi bakal cabut SIM sopir angkutan umum yang ugal-ugalan. Teguran keras terhadap sopir yakni akan dicabut Surat Izin Mengemudi (SIM) nya. Bahkan surat teguran akan dibuatkan kepada Organda.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi bakal cabut SIM sopir angkutan umum yang ugal-ugalan
Metromini. ©2015 Merdeka.com

Pihak kepolisian akan bertindak keras terhadap pengemudi angkutan umum yang ugal-ugalan saat membawa kendaraan. Seperti diketahui, beberapa hari lalu Metromini ugal-ugalan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang mengakibatkan pengemudi GO-JEK meninggal dunia.

"Ya pasti, pasti kalau memang ini kita kasih teguran yang berat," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra, Rabu (27/12).

Teguran keras terhadap sopir yakni akan dicabut Surat Izin Mengemudi (SIM) nya. Bahkan surat teguran akan dibuatkan kepada Organda.

"Kalau perlu dicabut itu SIM-nya kalau seumpamanya sudah berulang, namanya kalau pelanggaran yang sama berulangkali ya bisa dicabut SIM-nya sama pengadilan, kita usulkan. Kita buat surat ke Organda," tegasnya.

Sebelumnya, Febriantoro, seorang ojek online tutup usia usai ditabrak oleh Metromini 69 jurusan Cileduk-Blok M nomor pelat B 7921 EM. Saat kejadian, korban sedang parkir di sekitar lokasi Jalan Kyai Maya No 65, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.55 Wib. Seorang saksi bernama Reza melihat dua unit Metromini sedang kebut-kebutan.

"Saksi saat itu bawa mobil melihat dua Metromini ini kebut-kebutan. Namun satu Metromini ini ada yang kehilangan kendali dan menabrak mobilnya," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (22/12).

Mobil saksi akhirnya terseret dan menabrak pembatas jalan sehingga melawan arah.

"Saat lawan arah, Metromini ini kembali tabrak dua kendaraan roda dua milik korban yang sedang parkir tertabrak, dan mengakibatkan pengemudi Go-Jek tersebut meninggal di tempat. Sementara korban luka-luka dibawa ke rumah sakit Muhammadiyah dan korban meninggal dunia dibawa ke RS Fatmawati," jelasnya.

Rekomendasi