Di hadapan ulama se-Jakarta, Ahok mau buat JIC jadi lokasi wisata

Tak hanya itu, Ahok juga klaim bakal bangun pesantren untuk siswa tak mampu agar tetap bisa sekolah.

Mohammad Yudha Prasetya
Di hadapan ulama se-Jakarta, Ahok mau buat JIC jadi lokasi wisata
ahok datangi bareskrim. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menghadiri acara kumpul (Halaqah) ulama se-Jakarta yang digelar di Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara. Di acara itu, Ahok sapaan Basuki, menegaskan niatnya untuk menjadikan JIC sebagai salah satu destinasi wisata religi milik Pemprov DKI Jakarta."Nanti saya ingin Jakarta Islamic Center ini menjadi pusat Islam Indonesia, jika Anda berkunjung ke Jakarta. Saya ingin JIC ini jadi tempat tujuan wisata, yang menunjukkan Islamnya Indonesia," ujar Ahok saat memberikan sambutannya di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Rabu (12/8).Guna mendukung tujuannya tersebut, maka Ahok juga berjanji akan mensinergikan jalur Light Rapid Transit (LRT) dari depo Kepala Gading hingga JIC. Ini akan memudahkan akses bagi pengunjung untuk singgah.Selain itu, Ahok berencana membangun pesantren yang diperuntukkan bagi anak-anak dan pelajar dari keluarga kurang mampu agar bisa belajar dan mendapat tempat tinggal yang layak di sana."JIC pusat ilmu dan tentang Islam. Jadi yang datang ke Jakarta wajib mampir. Rutenya LRT dari depo ke Kelapa Gading, sampai ke Islamic Center," kata Ahok."Tahun depan saya juga minta Dinas Perumahan, untuk dibuatkan pemondokan bagi 2.000 siswa. Nanti konsepnya seperti sekolah Husni Thamrin," pungkasnya.Dalam acara Halaqah tersebut, Ahok juga sempat bertukar pandangan dengan sejumlah ulama, terkait berbagai hal tentang pembangunan ibu kota. Mereka terlihat serius, kala membahas sejumlah aspek pembangunan, bagi kesejahteraan masyarakat DKI Jakarta.

Rekomendasi