Polisi sulit sterilisasi lima jalur busway karena minim separator

Selasa, 14 Juni 2016 13:58 Reporter : Al Amin
Polisi sulit sterilisasi lima jalur busway karena minim separator sterilisasi jalur busway. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Polda Metro Jaya mengaku sterilisasi jalur Transjakarta yang efektif diterapkan sejak Senin (13/4) kemarin, belum berjalan maksimal. Pasalnya, belum seluruh jalur Transjakarta dipasang separator.

"Lima koridor ini belum efektif, karena apa, karena separatornya belum ada dan yang kedua belum ada palang pintunya, ini yang mengakibatkan kita belum maksimal untuk sterilisasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono, di Polda Metro Jaya, Selasa (14/6).

Untuk memaksimalkan sterilisasi, lanjut Awi, kepolisian meminta Pemrov DKI melengkapi fasilitas sarana prasarana yang ada. Sementara itu, selama sehari sterilisasi jalur Transjakarta, kepolisian telah menilang sebanyak 274 pelanggar.

Awi menjelaskan, jalur Transjakarta yang belum seluruhnya dipasang separator berada di koridor 2, 7, 8, 10, 11, dan koridor 12. "Dan kita lihat sendiri yg paling efektif ini ya, dari koridor 1 sampai 12, jadi koridor 1, kemudian 3, kemudian 4, 5, 6, 9," ujarnya.

Sementara itu, untuk denda, polisi menggunakan lembar biru untuk pelanggar langsung, dan menyetorkan denda sesuai dengan yang tertera sesuai dengan UUD.

"Di tilang kan ditulis Rp 500 ribu, jadi itulah yang disetor," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sterilisasi jalur bus di Jakarta kembali diterapkan pemerintah mulai Senin, 13 Juni 2016. Hal itu bisa dilakukan karena pemerintah telah memasang separator Movable Concrete Barrier (MCB) di koridor-koridor utama. Pemasangan MCB rencananya akan terus dilakukan di seluruh koridor.

Dengan diterapkannya sterilisasi, polisi berarti tidak akan lagi melakukan diskresi, membiarkan untuk sementara waktu kendaraan-kendaraan pribadi masuk ke jalur bus saat kondisi kemacetan di jalur umum tengah parah.

Sterilisasi, juga membuat jalur bus menjadi jalur evakuasi dan jalur darurat. Selain bus Transjakarta, kendaraan lain yang diperbolehkan melintas adalah mobil ambulans dan pemadam kebakaran. [tyo]

Baca juga:
Sterilisasi jalur busway, Ahok apresiasi polisi langsung tilang
Steril jalur busway jangan cuma musiman

Mobil TNI melintas busway, silakan difoto dan laporkan ke Garnisun

APTB tak masuk jalur busway, penumpang sulit lanjutkan perjalanan

Hindari razia, pemotor ramai-ramai jebol separator busway

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini