Pesan sebelum lengser, Djarot minta pendukung terima Anies-Sandi
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memberikan pidato terakhirnya sebagai pemimpin Ibu Kota di hadapan relawan pendukung Ahok-Djarot di Lapangan Banteng, Sabtu (14/10). Dalam kesempatan itu dia meminta pendukungnya untuk mengawasi kinerja pasangan gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.
"Kita harus mengawal, memelihara dan mengontrol pemerintahan 5 tahun ke depan. Ini yang saya titipkan, sengaja saya ajak pak Pras (Prasetio Edi Marsudi), untuk mengawal Jakarta ke depan," ujarnya dalam acara 'Kaleidoskop dan Terima Kasih Untuk Ahok-Djarot' di Lapangan Banteng, Sabtu (14/10).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, mewakili Jokowi dan Ahok, meminta untuk 'move on' ke pemimpin baru. Dia mengatakan, kepada para pendukung untuk menerima pasangan Anies-Sandi sebagai gubernur baru mereka. Sebab, gubernur baru terpilih secara konstitusional dan paham betul mengelola pemerintahan.
"Saya minta bisa menerima apapun Jakarta dan mengawal pembangunan Jakarta ke depan. Kita kawal betul untuk memelihara, tidak boleh merusak mengobrak-abrik Jakarta," kata Djarot.
Di hadapan pendukungnya, politisi PDIP ini mengatakan pada masa pemerintahannya telah memenuhi kewajiban dengan baik. Hal tersebut terbukti dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 74 persen.
"Nanti jam 24.00 WIB saya harus meninggalkan tugas sebagai gubernur. Tugas sudah kami emban kewajiban sudah kita laksanakan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Djarot juga mengatakan akan sampaikan pesan relawan itu kepada Ahok yang kini menghuni tahanan Mako Brimob. Rencananya, dia akan menyambangi esok hari.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya