Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyekatan di Jalan Asia Afrika, Masih Ada Pengendara Kebingungan Cari Alternatif

Penyekatan di Jalan Asia Afrika, Masih Ada Pengendara Kebingungan Cari Alternatif Petugas Berlakukan Penyekatan di Jalan Asia Afrika. ©2021 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI Jakarta menerapkan penyekatan arus lalu lintas di sejumlah jalan di Ibu Kota. Penyekatan ini ditunjukan guna menekan mobilitas warga yang berpotensi tingkatkan penyebaran Covid-19.

Adapun salah satu titik penyekatan seperti jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat. Berdasarkan pantauan merdeka.com pada Selasa (22/6) sekitar pukul 22.20 WIB. Terlihat kawasan tersebut sudah dijaga sejumlah aparat gabungan dari Kepolisian, Dishub DKI, dan Satpol PP sekitar 25 personel yang tersebar di kedua sisi arah.

Dalam penyekatan ini, terlihat petugas yang membentang water barrier untuk menutup jalan baik dari kedua arah jalan Hengki Hilir persimpangan menuju jalan Bundaran Senayan, maupun arah sebaliknya.

Selain itu, untuk kendaraan dari arah Pintu Satu Senayan akan di belokan ke arah Bundaran Senayan. Kemudian untuk situasi arus lalu lintas terlihat lengang, terpantau hanya sesekali kendaraan roda dua maupun roda empat melintas.

Selama pelaksanaan penutupan ini berlangsung, nampak pula sejumlah pengemudi baik roda dua maupun roda empat yang melintas terlihat kebingungan dan bertanya ke petugas yang sedang berjaga, akibat tak bisa melintas dan diputar arah.

Seperti halnya Daus seorang driver ojek online yang terlihat sempat meminta izin kepada petugas untuk mengantar makanan kepada pelanggannya tepat di jalan yang disekat.

"Tadi izin ke pak polisi buat nganter makanan. Syukurnya diboleh terus balik lagi," ujarnya.

Daus mengaku tidak mengetahui apabila jalan di Asia-Afrika yang akan dilaluinya diberlakukan penyekatan oleh petugas. Sebagaimana yang telah dimulai sejak pukul 21.00 - 04.00 WIB.

"Kaga tahu saya, baru tau ini pas mau lewat tadi," singkatnya.

Sementara warga lainnya yakni Feldy (26) mengaku sudah mengetahui adanya kebijakan penyekatan tersebut, hanya saja untuk kali ini dirinya lupa terkait waktu penerapan kebijakan tersebut.

"Sudah tahu (ada kebijakan), saya kira mulai jam 10. Mau nggak mau cari jalan lain, saya pulang ke arah Cipete," tuturnya.

Adapun sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, kebijakan pembatasan mobilitas warga berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.Menurutnya, kebijakan tersebut bersifat situasional berdasar perkembangan angka kasus Covid di Jakarta.

"Sifatnya situasional, artinya kalau memang dirasakan sudah cukup sudah membaik di situ, kita akan berhentikan pembatasan dan bisa saja kemudian pindah ke kawasan lainnya yang kita anggap masih sering terjadi pelanggaran prokes," kata di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/6).

Penyekatan di 10 kawasan tersebut berlaku sejak Senin malam kemarin, mulai pukul 21.00 WIB-04.00 WIB.

Kawasan Bulungan, Jakarta SelatanKawasan Kemang, Jakarta SelatanJalan Gunawarman dan Jalan Suryo, Jakarta SelatanKawasan Sabang, Jakarta PusatKawasan Cikini Raya, Jakarta PusatKawasan Asia Afrika, Jakarta PusatKawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta TimurKawasan Kota Tua, Jakarta BaratKawasan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta UtaraKawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP