Pemudik Kembali ke Jakarta akan Dites Covid-19 Secara Acak dan Dipantau

Jumat, 14 Mei 2021 11:23 Reporter : Ahda Bayhaqi
Pemudik Kembali ke Jakarta akan Dites Covid-19 Secara Acak dan Dipantau Pos penyekatan di jalur alternatif Parung. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, untuk menghadapi arus balik akan diterapkan screening di pintu masuk Jakarta. Termasuk pemantauan langsung terhadap orang-orang yang kembali dari mudik.

Keputusan itu merupakan kesimpulan rapat Pemprov DKI Jakarta bersama Kapolda Metro, Pangdam Jaya, dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Anies menyebut, pintu masuk Jakarta akan diperketat dengan screening. Akan ada tes acak terhadap pemudik yang masuk melalui jalur darat dengan kendaraan pribadi.

"Pertama adalah melakukan screening di pintu-pintu masuk menuju Jabodetabek. Untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan skrining random bagi mereka yang masuk," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (14/5).

Berikutnya, untuk pemudik yang kembali melalui kendaraan umum baik udara, laut, dan kereta api akan ada tes secara acak

"Kedua, kendaraan umum, udara laut kereta api emg udah dilakukan random skrining antigen sebelum berangkat sehingga kita bisa deteksi secara lebih baik jika ada warga yang masuk kawasan Jakarta dan bergejala dan berpotensi bawa Covid," kata Anies.

Pemudik yang kembali juga akan dipantau dan didata oleh Gugus Tugas RT RW, bersama Camat, Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Pemudik akan dicek kondisi kesehatan dan akan dilakukan tes rapid antigen.

"Jadi ketua RT Ketua RW gugus tugasnya akan melakukan monitoring sehingga seluruh warga yang datang akan dilakukan pemantauan, dicek kondisinya, dipastikan bahwa yang bersangkutan sehat, yanv bersangkutan tidak bergejala. Dan akan dilakukan tes rapid antigen," ujar Anies.

Gugus tugas RT RW ini akan melaporkan kondisi di wilayahnya dua kali sehari. Tingkat koordinasi juga dilakukan dari jenjang provinsi sampai RT RW.

Langkah ini diambil untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19.

"Jadi kita tidak menunggu, tapi justru proaktif memastikan bahwa semuanya bisa terkendali. Jadi itu pagi ini sebagian kesimpulan kita dan kami sampaikan makasih atas dukungan dengan seluruh masyarakat yang menjaga kedisplinan prokes menggunakan masker jaga jarak di dalam masa-masa liburan lebaran ini," kata Anies. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini