Pemprov DKI Siapkan Skenario Penanganan Pelonjakan Corona

Rabu, 25 Maret 2020 07:32 Reporter : Fikri Faqih
Pemprov DKI Siapkan Skenario Penanganan Pelonjakan Corona Gedung Balai Kota di Malam Hari. ©2020 Merdeka.com/Fikri Faqh

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menyiapkan beberapa opsi dan skenario penanganan jika wabah Virus Corona di Jakarta mengalami lonjakan. Mengingat, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif Corona paling banyak di Ibu Kota.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan, Gubernur Anies Baswedan telah berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas penanganan Corona atau Covid-19. Sebab jumlah kasus positif yang terus meningkat, dengan menyiapkan skenario yang akan dilakukan.

"DKI Jakarta sudah menyiapkan skenario untuk menangani ketika kasusnya berjumlah 500, 1.000, bahkan sampai dengan 8.000 orang terkonfirmasi positif," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (24/3).

Skenario yang disiapkan tersebut yakni dengan membagi tiga kelompok mereka yang terindikasi positif. Kelompok tersebut antara lain; Kelompok pertama, parah/kritis sebesar delapan persen; Kelompok kedua, berat sebesar 12 persen dan Kelompok ketiga, ringan sebesar 80 persen.

"Dengan skenario itu, maka yang membutuhkan perawatan intensif adalah 20 persen pertama, yang 80 persen gejalanya ringan sehingga bisa menggunakan fasilitas yang relatif minim termasuk ke wisma atlit atau RS lain. Tapi, yang 20 persen pertama akan membutuhkan fasilitas kesehatan lengkap (ventilator, bantuan oksigen, peralatan medis yang intensif) ini levelnya ICU dan IGD untuk 20 persen pasien yang masuk," ujarnya.

Selain itu, Widyastuti juga menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan seluruh pihak, termasuk Forkopimda, masyarakat dan pemerintah pusat mengenai skenario penanganan Covid-19 di Jakarta.

"Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda dan Satgas Nasional terutama terkait dengan pemanfaatan Wisma Atlet ketika ke depan berhadapan dengan kasus-kasus yang ada," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Seperti diketahui, dari data terkini, masih terdapat penambahan jumlah orang terinfeksi Covid-19. Total pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 377 orang, pasien sembuh sebanyak 23 orang, meninggal sebanyak 32 orang. Jumlah yang menjalankan Self Isolation di rumah 97 orang, dan masih dalam perawatan sebanyak 225 orang.

Sedangkan, untuk yang masih menunggu hasil laboratorium berjumlah 445 orang. Tenaga kesehatan yang terinfeksi sebanyak 44 orang (satu di antaranya meninggal), tersebar di 22 Rumah Sakit.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.730 orang (444 masih dipantau, 1.286 sudah selesai dipantau). Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan yaitu 800 orang (529 masih dirawat di RS, 271 sudah pulang dan sehat). Jumlah pasien evakuasi AGD sebanyak dua orang, sehingga total sampai hari ini yang telah dievakuasi tim AGD sebanyak 59 orang. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini