Pemprov DKI Masih Verifikasi Warga yang Minat Rusun DP 0 Persen

Senin, 8 Juli 2019 17:00 Reporter : Merdeka
Pemprov DKI Masih Verifikasi Warga yang Minat Rusun DP 0 Persen Rusun Klapa Village. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Kelik Indriyanto mengungkapkan proses pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) Klapa Village dengan uang muka (DP) Rp0 sudah mencapai 90 persen.

Targetnya, pembangunan akan selesai pada bulan akhir Juli nanti. Saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi data terhadap warga yang mendaftar.

"Udah itu sejak tahun lalu (pendaftaran dilakukan), ini sedang proses verifikasi. Kami tak membatasi pendaftarnya. Toh nanti kami akan membangun lagi rusun-rusun dengan DP Rp0, jadi kami terima-terima saja pendaftarnya," ujar Kelik di Balai Kota, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Saat ini, pendaftaran telah masuk tahap kedua. Namun, Kelik tidak menyebutkan terkait jumlah terkini pendaftar dan kapan berakhirnya masa pendaftaran.

Bersamaan dengan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga membenarkan pernyataan tersebut. Menurutnya, proses pembangunan serta program masih terus berjalan.

"Kita pada fase konstruksi sudah 97 persen, insyaallah bulan Agustus besok kita akan mulai untuk tuntaskan proses akad dan lain-lain," ucapnya.

Sebelumnya, pendaftaran untuk pembelian rusunami DP nol rupiah di Klapa Village, Jakarta Timur telah dimulai sejak 1 November 2018.

Anies menyebut, kriteria dan skema pembiayaan untuk rusunami DP nol rupiah sudah ditetapkan pada Pergub Nomor 104 Tahun 2018 tentang fasilitas pembiayaan perolehan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

KRITERIA PENDAFTAR

Berikut kriteria dan syarat untuk memiliki rusunami dengan DP nol rupiah:

1. Warga ber-KTP DKI yang telah tinggal di Jakarta sekurang-kurangnya lima tahun.
2. Belum punya rumah sendiri.
3. Tidak pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah pusat atau daerah.
4. Taat membayar pajak.
5. Prioritas bagi warga yang telah menikah.
6. Berpenghasilan Rp4 juta sampai Rp7 juta per bulan.
7. Bagi warga yang terpilih, wajib memiliki rekening Bank DKI.

Sedangkan, untuk persyaratan administrasi, yakni:

1. Kartu keluarga (KK).
2. KTP DKI Jakarta yang menunjukkan minimal telah lima tahun tinggal di Jakarta.
3. Nomor pokok wajib pajak (NPWP).
4. Surat nikah atau akta nikah yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang bagi yang menikah.
5. Surat keterangan belum memiliki rumah sendiri dari kelurahan.
6. Surat pernyataan atau keterangan tidak pernah menerima subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini