NJOP dan PBB di sejumlah wilayah DKI naik, ini alasan Anies

Jumat, 20 Juli 2018 13:18 Reporter : Merdeka
NJOP dan PBB di sejumlah wilayah DKI naik, ini alasan Anies Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Nilai Jual Ojek Pajak (NJOP) dan Pajak Bumi Bangunan di sejumlah daerah di DKI Jakarta mengalami kenaikan. Hal itu dibenarkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Hal itu disebabkan adanya zona komersial baru. "Pemprov DKI memang melakukan perubahan zona-zona di Jakarta. Zona yang sebelumnya tidak masuk kategori komersial, sekarang karena perkembangan ekonomi masuk status zona komersial. untuk apa? Agar kegiatan ekonomi beri manfaat untuk seluruh warga Jakarta,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (20/7).

Anies menambahkan, Pemprov tidak ingin ada kawasan komersial yang tidak menyumbang banyak untuk pembangunan. "Kita tidak ingin mereka yang sudah melakukan kegiatan komersial tidak melakukan kontribusi besar terhadap pembangunan dan pembangunan," kata Anies

Namun, Anies mengakui, ada wilayah yang tidak menjadi zona komersial tetapi NJOP tetap naik. "Ditemukan tempat residensial yang tidak melakukan kegiatan komersial tapi NJOP nya meningkat," ucapnya

Anies menyebut kenaikan NJOP dan PBB tidak terlalu tinggi, namun ia mengakui ada beberapa daerah yang kenaikan cukup tinggi sehingga akan dikaji ulang untuk diturunkan.

"Secara umum rata-rata kenaikan tidak besar. Tapi ada kasus yg warga merasakan kenaikan 2 kali lipat. Itu tidak fair. karena itu saya sudah panggil Kepala BPRD saya minta review khusus zona yang mengalami perubahan agar kita bertindak adil. bila perlu kita koreksi kebijaksanaan," bebernya

Sedangkan bagi warga yang sudah terlanjur membayar tinggi, ia berjanji akan dikaji agar uangnya bisa dikembalikan. "Jangan khawatir soal prosesnya. Kalau ada kelebihan bayar, nanti dikembalikan," jelasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [lia]

Baca juga:
Stadion dan enam ruas tol masuk proyek strategis Gubernur Anies
Sandiaga pastikan bambu bendera Asian Games partisipasi warga bukan dari dana APBD
Anies perintahkan wali kota evaluasi seluruh lurah dan camat
Mendagri nilai perombakan wali kota ala Anies wajar
Mempertanyakan perombakan wali kota ala Anies yang terkesan janggal
Sudah temui KASN, Anies jelaskan soal perombakan Wali Kota

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini