Mengenal Fasilitas Park and Ride di Jakarta

Rabu, 4 September 2019 12:40 Reporter : Lia Harahap
Mengenal Fasilitas Park and Ride di Jakarta Park and Ride Thamrin. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta segera menutup park and ride di kawasan Jl MH Thamrin, Jakarta. Lahan itu akan diubah menjadi pusat kuliner.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan salah satu tujuan ditutupnya park and ride agar masyarakat yang biasa membawa kendaraan saat bekerja meninggalkan di rumah. Sebagai penggantinya, diharapkan memanfaatkan angkutan umum.

"Parkirlah mobil di rumah Anda," kata dia di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Khusus kendaraan yang memanfaatkan park and ride Thamrin memang dibebankan tarif sangat murah. Adapun tarif Rp 5.000 untuk mobil, Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 8.000 untuk bus. Tarif itu berlaku satu hari penuh.

Di Jakarta, fasilitas park and ride yang dikelola Dinas Perhubungan sudah ada sejak lama. Park and ride atau kantong parkir biasanya digunakan untuk menyimpan kendaraannya kemudian berpindah ke angkutan umum. Biasanya, fasilitas ini dimanfaatkan warga komuter. Selain itu menertibkan keberadaan parkir liar.

Lokasi park and ride berada ditemukan di ujung-ujung kawasan yang sering dilalui warga kota penyangga. Setelah itu, mereka akan berpindah dengan Transjakarta ataupun kereta rel listrik (KRL) Commuter Line.

Pemprov DKI Jakarta sudah memfasilitasi park and ride di sejumlah titik. Seperti di Ragunan, PGC Cililitan, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kali Deres dan salah satunya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Park and ride biasanya mulai beroperasi dibuka 06.00 Wib dan tutup pukul 20.00 Wib. Tarifnya berbeda tergantung jenis kendaraan yang dititipkan. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini