Kursi Wagub DKI Belum Terisi, PKS Ingin Cepat Tuntas Agar Tak Repot di Pilpres

Kamis, 6 Desember 2018 18:00 Reporter : Sania Mashabi
Kursi Wagub DKI Belum Terisi, PKS Ingin Cepat Tuntas Agar Tak Repot di Pilpres Mardani Ali Sera. ©2016 Merdeka.com/humas PKS

Merdeka.com - Sudah empat bulan pengganti Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno yang maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) belum juga ditentukan. Gerindra dan PKS masih tarik ulur untuk menentukan pendamping Anies Baswedan. Padahal pelaksanaan Pilpres 2019 kian dekat dan kedua partai harus berkonsentrasi memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berharap, bersama Partai Gerindra bisa segera merampungkan nama pengganti Sandiaga. Hal itu dilakukan agar PKS dan Gerindra bisa fokus memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Pilpres 2019.

"Pokoknya kalau buat saya Gerindra dan PKS cepat selesai urusan DKI biar menang di Pilpres. Makin lama DKI, makin repot Pilpres," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/12).

Dia menegaskan, saat ini yang terpenting bukan lagi memperebutkan siapa yang paling pantas antara kader PKS dan Gerindra untuk duduk di posisi Wakil Gubernur. Lebih penting lagi untuk mencari orang terbaik untuk mendampingi Gubernur Anies.

"Sekarang ini, jujur buat saya, ini punya Gerindra, ini punya PKS jangan mikir begini dulu. Cari orang terbaik yang bisa mendampingi Mas Anies untuk memikul beban Jakarta yang berat. Perlu mencari orang yang terbaik, PKS siap kok," ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta diperuntukkan untuk Partai Keadilan Sejahtera. Bahkan, kata dia, koalisinya juga telah membentuk tim uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk mencari sosok yang pas untuk menduduki kursi tersebut.

"Updatenya kursi wagub itu Gerindra, PKS bentuk tim bersama untuk fit and proper. Empat anggota Gerindra dua, PKS dua. Maksudnya ialah untuk melihat dan mendengar dua calon yang dicalonkan PKS," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/11).

"Iya, iya (sudah pasti PKS). Jadi Gerindra menyerahkan pada PKS. Tetapi dalam hal menyerahkan kan kita juga perlu tahu visi misinya. Kita perlu dengar mana orangnya. Kan begitu," sambungnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini