Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kompaknya SKPD DKI diajak Sumarsono rekreasi ke Yogyakarta

Kompaknya SKPD DKI diajak Sumarsono rekreasi ke Yogyakarta Sumarsono dan SKPD DKI di Yogyakarta. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono mengajak seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI untuk berwisata ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam acara wisata tersebut, diselipkan agenda rapat di atas kereta wisata selama perjalanan.

Staf khusus Plt Gubernur, Ferry mengatakan bahwa hampir seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemprov DKI mengikuti acara tersebut.

"Yang enggak ikut Pak Kabiro Umum, dia lagi sakit. Terus ada lagi beberapa yang enggak ikut tapi kirim perwakilan jadi hitungannya dia masuk," kata Ferry, Sabtu (14/1).

Selain itu, Ferry juga menyatakan bahwa kegiatan rekreasi bersama seperti ini untuk pertama kalinya diadakan.

sumarsono dan skpd dki di yogyakarta

Sumarsono dan SKPD DKI di Yogyakarta ©2017 Merdeka.com

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti rapat di atas kereta yang sedang berjalan dan bergoyang-goyang. Menurutnya, hal ini bisa menghilangkan ngantuk seperti yang biasanya terjadi jika rapat diadakan di sebuah ruang rapat.

"Dan saya pribadi naik kereta ke Yogyakarta ini baru yang kedua kali. Lumayan juga perjalanan lama 10 jam. Kelihatannya kepala dinas, kepala biro, kepala badan, walikota, senang-senang aja. Sehingga kita berharap ada kesamaan nasib, perjuangan dengan memanfaatkan hari libur untuk bekerja. Ini juga jarang-jarang," kata Saefullah.

Saefullah juga menjelaskan bahwa sebenarnya perjalanan kali ini bisa menggunakan dana dari APBD karena di dalamnya terdapat kunjungan dinas ke pemerintahan provinsi DIY. Namun, dia tidak ingin masyarakat mencap pejabat hanya bisa hura-hura dengan menggunakan uang rakyat.

sumarsono dan skpd dki di yogyakarta

Sumarsono dan SKPD DKI di Yogyakarta ©2017 Merdeka.com

"Sebetulnya kalau mau pake uang dinas ini boleh. Karena kita juga ktemu pemerintah Yogyakarta dengan Sri Sultan. Jadi ini boleh kalau mau pakai uang perjalanan dinas, tapi tidakk digunakan teman-teman, takut ada salah persepsi. Sementara masyarakat Jakarta berjuang, para pejabatnya seneng-seneng," tandasnya.

Untuk diketahui, sekitar 40 kepala SKPD mengikuti acara wisata dan rapat kerja di atas kereta wisata. Setiap orang dipungut biaya sebesar Rp 7,5 juta rupiah untuk biaya operasional perjalanan, penginapan dan makan selama acara berlangsung. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP