Kekurangan Anggaran & SDM, Dinas SDA Kewalahan Revitalisasi Drainase di Jaktim
Merdeka.com - Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur Mustajab mengatakan, pihaknya tengah melakukan revitalisasi 893 ribu meter saluran drainase. Namun, hingga saat ini, dia mengaku, revitalisasi itu baru berjalan 30 persen.
Mustajab mengungkapkan, panjangnya saluran drainase itu membuat SDA Jakarta Timur kewalahan merevitalisasi. "Cukup banyak (saluran drainase) sebenarnya di timur. Kita kewalahan juga," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (4/12).
Dia menjelaskan, minimnya sumber daya manusia (SDM) dalam perencanaan revitalisasi saluran drainase. Tak hanya itu, Mustajab mengatakan, anggaran revitalisasi tidak mencukupi.
"PNS kita itu kurang, kan lima tahun terakhir ini tidak ada perekrutan PNS. Kemudian anggaran juga," ujarnya.
Mustajab mengungkapkan, untuk pembersihan saluran drainase sudah mencapai 60 persen. Karena revitalisasi yang belum maksimal, pihaknya memerlukan waktu lebih lama sama untuk menyurutkan genangan saat musim hujan.
"Rawa Terate itu 4-5 jam baru surut ya. Terlalu lama. Kalau Pak Kadis mintanya ke kita maksimal 3 jam (saat hujan Senin, 3/12/2018)," paparnya.
Sementara itu, Mustajab telah menyiagakan karung pasir dan pompa air guna menanggulangi terjadinya banjir dan genangan. Tak hanya itu, pihaknya juga memasang bronjong di pinggir kali di beberapa wilayah, seperti Cipinang Melayu dan Cipinang Jagal, Pulogadung.
"Setidaknya banjir itu tidak langsung menghantam ke rumah masyarakat. Kita redam dulu menggunakan batu bronjong," tutup Mustajab.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya