Jokowi ceritakan kesalahan jadi inspektur upacara di Lemhannas
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) punya pengalaman lucu saat memimpin upacara bersama pejabat di Pemkot Solo. Saat itu Jokowi masih menjadi wali kota Solo.Karena baru menjabat sebagai wali kota, Jokowi mengaku banyak mengalami kesalahan saat menjadi inspektur upacara. Karena itu, dia mengusulkan agar setiap pemimpin daerah seperti bupati dan wali kota ikut pelatihan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)."Kenapa pemimpin harus masuk dulu ke Lemhannas, saya sendiri dulu baru jadi wali kota disuruh jadi inspektur upacara salah semua, karena tidak mengerti. Artinya sebuah pendidikan training itu diperlukan," kata Jokowi usai menghadiri diskusi di Gedung Lemhannas Jakarta, Kamis (8/11).
Jokowi juga pernah menceritakan hal ini saat kampanye Pilgub DKI beberapa waktu lalu. Ceritanya, Jokowi saat itu dilantik menjadi wali kota pada hari Jumat. Nah, karena besoknya akhir pekan, Sabtu dan Minggu, Jokowi baru masuk kantor Senin pekan depannya.
Saat pertama kali masuk kerja sebagai wali kota, Jokowi didaulat menjadi inspektur upacara. Jokowi waktu itu gugup karena sudah 25 tahun tidak pernah ikut upacara.
Kemudian protokoler memberikan gambaran dan mengajari Jokowi. Setelah mendapat penjelasan singkat, Jokowi pede menjadi inspektur upacara.
Awalnya pelaksanaan upacara berjalan mulus. Tapi saat komandan upacara memerintahkan untuk memberi penghormatan kepada inspektur upacara, Jokowi malah tak kunjung menurunkan tangannya.
"Ada sekitar lima menit saya beri hormat. Saat ada yang senyum-senyum, saya mulai curiga, wah ada yang salah ini," ujar Jokowi. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya