Ini penjelasan Djarot kenapa Ahok kampanye diam-diam di putaran dua
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki T Purnama, memutuskan untuk melakukan kampanye di putaran dua ini secara diam-diam. Calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan alasan Ahok, sapaan Basuki, merahasiakan agenda kampanye karena banyak warga yang meminta salam dan foto.
Hal ini membuat Ahok tidak bisa menyampaikan materi kampanye dengan baik. "Bukan apa-apa. Sebab kalau satu titik disampaikan, biasanya enggak bisa kampanye. Karena orang datang semua minta salaman minta foto. Sehingga pesan yang ingin disampaikan tidak nyampe baik," kata Djarot di Kelurahan Grogol Utara, Jakarta, Minggu (12/3).
Mantan Wali kota Blitar ini membantah kampanye 'senyap' Ahok sebagai upaya untuk menghindari awak media. Menurutnya, media massa menjadi elemen penting dalam mendukung kegiatan kampanye.
"Enggak menghindari media darimana. Media itu bagian dari kampanye loh, kok dihindari gimana sampeyan itu," klaimnya.
Kendati demikian, Djarot mengaku tak masalah dengan cara kampanye Ahok yang diam-diam itu. "Biasa saja, kita sih enjoy, happy aja lah itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Ahok mengaku menyembunyikan agendanya agar tidak terlalu ramai. Sebab kerap kali suasana terlalu ramai sehingga menyebabkan kemacetan.
"Enggak (strategi) juga, kan biar enggak terlalu ramai, juga kan. Kita kalau terlalu ramai susah jalannya, ketemu orang susah," katanya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (10/3).
Mengenai adanya beberapa agenda temui warga yang tidak dipublikasi, mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku hanya sebuah kebetulan. Karena dia ingin mengunjungi anggota keluarganya yang tengah sakit.
"Kayanya dulu juga, media juga ikut kalau tahu. Kita jalan aja, kunjungin aja, kebetulan ada tante sakit," tutupnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki- Djarot Saiful Hidayat, Eva Kusuma Sundari mengatakan, Basuki atau akrab disapa Ahok itu masih terus melakukan blusukan. Namun, blusukannya kali ini berbeda metodenya. Sebab dia memilih untuk diam-diam tanpa mempublikasikannya.
"Dia (Ahok) blusukan cuma diam, menengok orang sakit, kirim kursi roda, dan seterusnya. Dia gak mau heboh-heboh karena dilihatnya gak pentinglah untuk yang saat ini," katanya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya