Ini komitmen Agus-Ahok-Anies bangun birokrasi yang melayani warga

Jumat, 27 Januari 2017 22:22 Reporter : Fikri Faqih, Anisyah Al Faqir
Ini komitmen Agus-Ahok-Anies bangun birokrasi yang melayani warga Debat Pilgub DKI 2017. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta menyampaikan komitmen mereka membangun birokrasi yang profesional sekaligus melayani warga DKI untuk lima tahun ke depan. Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan mengatakan, pihaknya akan membangun reformasi birokrasi dengan menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi anak buah sekaligus motivasi bekerja dengan suasana kerja positif di lingkungan Pemprov DKI.

Anies mengatakan, salah satu cara membangun reformasi birokrasi dengan menandatangani komitmen integritas dan komitmen target yang harus dipenuhi dalam waktu enam bulan.

"Jika 6 bulan tidak tercapai, maka dia mengundurkan diri. Jadi dikejar target bukan takut, target sudah disepakati awal. Yang akan kita lakukan, reformasi birokrasi dengan transparan, suasana kerja positif, target jelas, dan tidak kalah penting adalah melibatkan publik dalam mengawasi langsung, menilai, dengan begitu hasil akan dirasakan publik," jelas Anies saat debat kedua Pilgub DKI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).

Sementara itu, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, reformasi birokrasi yang akan dibangun adalah menghadirkan pemimpin yang bisa memberi contoh baik bagi anak buahnya. Agus mengaku memiliki bekal menjadi pemimpin saat menjadi komandan batalyon di TNI.

"Saya memiliki bekal kepemimpinan di militer. Kita tahu militer adalah organisasi paling efektif di dunia, karena sistem kita ingin ada reward punishment. Dalam aplikasinya kita gunakan hati. Kita ciptakan budaya unggul. Perlu pemimpin bijak dan cintai birokrasi," jelas Agus.

Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan, selama memimpin DKI, dia dan Djarot telah melawan ketidakadilan sosial. Dia mencontohkan ketika PNS mengingkari sumpah jabatan dengan melakukan pungli, pihaknya berani menindak tegas dan menyingkirkan mereka.

"Birokrasi kita akan sejajar birokrasi dunia, melayani rakyat, karena rakyat bos kami, kami pelayan," kata Ahok. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini