Ini alasan Ahok pembangunan Waduk Giri Kencana mangkrak
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama meninjau kawasan yang seharusnya menjadi Waduk Giri Kencana, Cilangkap, Jakarta Timur. Waduk tersebut terhenti pembangunannya lantaran ada beberapa lahan yang belum terbeli.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, pembangunan waduk tersebut sebenarnya sudah pernah menjadi perhatian semenjak Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun karena ada beberapa lahan yang bersengketa, membuat pihak Pemprov DKI Jakarta tidak dapat melakukan pembelian.
"Ini ada masalah pembebasan lahan aja. Makanya itu yang saya katakan ada permasalahan lahan ini karena ada sengketa juga," katanya di lokasi, Kamis (2/2).
Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, walaupun sudah ada plang yang menunjukkan tanah tersebut milik Pemprov DKI, namun belum semuanya tuntas. Dia menargetkan pembangunan waduk tersebut akan selesai pada tahun ini.
"Tahun ini kita akan bereskan. Lahannya bebasin dulu. Kan kasian orang sini. Kalau ini udah kita beresin semua daerah sini akan selesai (banjirnya)," tuturnya.
Bahkan, dia sempat menawarkan satu konsep baru agar Pemprov DKI Jakarta dapat membangun waduk tanpa mengeluarkan dana, bahkan bisa mendapatkan keuntungan. Caranya dengan menjual tanah kepada pihak swasta, namun membebankan kewajiban membangun waduk kepada mereka.
"Makanya kita lagi tawarin konsep baru, kalau tanahnya mau gak swasta yang ngambil? Jadi dia beli tanah sama kita. Kita jual tanah dapet waduk gratis. Untung dong. Aku lagi pikirin caranya," tutup Ahok.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya