Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Imbas ganjil genap Tol Jakarta-Tangerang, Jalan Daan Mogot tambah macet

Imbas ganjil genap Tol Jakarta-Tangerang, Jalan Daan Mogot tambah macet Rekayasa lalu lintas Underpas Matraman. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Uji coba penerapan ganjil genap di Tol Jakarta Tangerang (Janger) dianggap efektif menurunkan volume kendaraan di jam sibuk pukul 06.00-09.00 WIB.

Kepala Dinas perhubungan kota Tangerang, Saeful Rohman, menjelaskan, dari 10 hari penerapan kebijakan ganjil genap di dua pintu Tol Tangerang 2 Kebon Nanas dan Kunciran 2, Alam Sutera berhasil mengurangi kepadatan kendaraan hingga 30 persen.

Menurut data miliknya, untuk angka lalu lintas di kedua Tol Kunciran hingga Tangerang 2 memiliki angka normal sebanyak 6.194 kendaraan menjadi 4.401 kendaraan khusus kendaraan pribadi.

"Angka di Tol memang turun tapi, untuk jam sebelum 6 pagi mengalami peningkatan dengan angka sebelumnya yakni, 3.100 kendaraan menjadi 3.385 kendaraan," katanya, Kamis (26/4).

Meski berhasil mengurai kepadatan di dalam Tol Janger lanjutnya, justru terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur arteri, seperti di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.

"Efeknya ke jalur arteri yang tambah padat, tapi tidak signifikan. Karena beberapa pengguna juga beralih kepada transportasi umum seperti kereta atau bus yang telah disediakan di kantung-kantung parkir," terang dia.

Rencananya, BPTJ akan menguji coba ini selama dua pekan, sampai nantinya akan diterapkan pada awal Mei 2018, baik aturan ganjil genap ataupun larangan melintas angkutan barang pada jam tertentu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP