Fadli Zon soal Wacana Jokowi Jadi Cawapres: Nanti Bisa Saja SBY Maju Lagi

Kamis, 22 September 2022 15:51 Reporter : Ahda Bayhaqi
Fadli Zon soal Wacana Jokowi Jadi Cawapres: Nanti Bisa Saja SBY Maju Lagi Fadli Zon. Instagram Fadli Zon

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menilai wacana Presiden Joko Widodo menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto harus ditanyakan kepada para ahli hukum tata negara. Wacana tersebut harus dilihat dari kacamata konstitusi negara dan secara moral.

"Kita memang harus tanya kepada ahli-ahli apakah hal-hal semacam itu dimungkinkan atau tidak secara konstitusional maupun secara moral," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9).

Menurut Fadli, secara moral akan menimbulkan pro dan kontra presiden menjabat dua periode bisa lagi maju sebagai calon wakil presiden.

"Ya pasti ada pro dan kontra. Secara fatsun politik. Biasa," katanya.

Bila memang memungkinkan, kata Fadli, bisa saja Susilo Bambang Yudhoyono maju lagi di Pilpres 2024. "Apakah hal-hal tersebut dimungkinkan atau tidak. Nanti bisa saja Pak SBY sudah dua kali nanti jadi calon wakil presiden dari mana, Pak Jusuf Kalla," ujar Fadli.

Mahkamah Konstitusi perlu juga memberikan pendapat terkait masalah ini. Namun, harus ada pihak yang meminta pendapat MK.

"Mahkamah Konstitusi seperti ya harus ada yang menabuh gongnya baru dia berbunyi tidak tiba-tiba begitu saja," kata Fadli.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab isu presiden yang sudah dua periode menjabat bisa maju sebagai calon wakil presiden. Padahal, kata Jokowi, saat isu masa jabatan 3 periode ramai diisukan, dia sudah dengan tegas menolak.

"Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya, urusan 3 periode sudah saya jawab," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/9).

Namun, isu lain kembali muncul dan mewacanakan presiden yang sudah dua periode menjabat, bisa mencalonkan menjadi cawapres. Kepala negara menegaskan, tidak mengetahui dari mana isu tersebut diembuskan.

"Begitu dijawab, muncul lagi yang namanya perpanjangan juga. Saya jawab ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa?" tanya Jokowi.

Jokowi menyatakan, bahwa dirinya tidak berniat memunculkan isu tersebut ke ruang publik.

"Kalau dari saya, saya terangkan kalau bukan dari saya, saya ndak mau terangkan," tegasnya. [eko]

Baca juga:
Fadli Zon soal Jokowi 'Endorse' Prabowo: Dukungan Penguasa akan Membantu
Jokowi Instruksikan Bawaslu Tindak Tegas Pelanggaran Pemilu
Blusukan ke Majalengka, Puan Diminta Warga Turunkan Harga Pupuk hingga BLT BBM
Bawaslu soal Rekayasa Pemilu 2024: Sebelum SBY, Megawati Sudah Turun Gunung
Ketua Fraksi PDIP DPR: Konsep Besar Dewan Kolonel untuk Bantu Puan
INFOGRAFIS: Kata Para Ketua Umum Partai soal Capres 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini