Dugaan pungli Satpol PP, Wagub Sandiaga akan temui Ombudsman

Kamis, 30 November 2017 20:48 Reporter : Hari Ariyanti
Dugaan pungli Satpol PP, Wagub Sandiaga akan temui Ombudsman Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. ©2017 Merdeka.com/ahda bayhaqi

Merdeka.com - Ombudsman RI merilis temuan adanya praktik pungutan liar yang diduga dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam penertiban pedagang kaki lima di tujuh titik di Jakarta, salah satunya Tanah Abang. Ombudsman menemukan adanya modus baru dalam pungutan itu yakni diduga dilakukan oleh Satpol PP dengan keterlibatan preman setempat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno berencana bertemu dengan Ombudsman RI untuk membahas persoalan ini. Alasannya, data yang dipegang Ombudsman sangat dibutuhkan.

"Kami siap (bertemu) kapan saja. Malah kalau bisa mungkin kami yang berkunjung ke sana. Jadi kami siap di beberapa hari ke depan terkait persoalan ini," jelasnya ditemui di Balai Kota, Kamis (30/11) petang.

Sandi menegaskan pihaknya tak mengabaikan temuan Ombudsman. Sandi justru berterima kasih dengan temuan itu. "Enggak ada niatan dari Pemprov untuk mengabaikan. Justru itu masukan yang baik," kata dia.

Temuan Ombudsman termasuk rekomendasinya kepada Pemprov DKI Jakarta akan dijadikan dasar atau acuan dalam melakukan perbaikan, khususnya terkait masalah PKL dan premanisme. Selain Tanah Abang, enam titik lainnya yang menjadi temuan Ombudsman tersebut yaitu Stasiun Manggarai, Stasiun Jatinegara, Stasiun Tebet, dan kawasan sekitar Mal Ambasador.

Sebelumnya Sandiaga mengaku telah mendapatkan laporan dari Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu dan membantah temuan itu. Bahkan, dia mengungkapkan, petugas yang berada di dalam video milik Ombudsman bukanlah anggota Satpol PP. Sandi menegaskan bahwa itu oknum yang menyamar sebagai anggota Satpol PP. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini