Dua Siswi SMP Jadi Korban Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat
Merdeka.com - Dua siswi SMP mengaku menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Akibatnya, Aurel menderita luka bakar di bagian bahu, tangan dan badan.
Dilansir Antara, Teman Aurel yang menjadi saksi mata atas kejadian tersebut, Prameswari menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa sore (5/11). Saat itu dia dan Aurel pulang sekolah. Prameswari dan Aurel telah turun dari angkot, kemudian berjalan ke arah Jalan Jeruk Manis menuju rumah.
"Ada orang naik motor pakai baju abu-abu bawa gelas plastik yang isinya enggak tahu air apa. Tahu-tahu dia mepet kita dan menyiram," kata Prameswari saat mendampingi Aurel di sebuah rumah sakit di Kebon Jeruk Jakarta Barat, Rabu.
Kulit Terbakar
Setelah menyiram air ke tubuhnya, Prameswari menyebut pelaku sempat mengambil kembali gelas tersebut sebelum melarikan diri. Korban menduga awalnya hanya disiram air biasa, karena belum ada efek yang ditimbulkan.
"Setelah itu kaya merasa kering, terus kebakar kaya kena cairan lilin panas, kulit jadi kaku," kata dia.
Prameswari dan rekannya sama sekali tak mengenali pelaku. Dia mengalami luka bakar ringan di bagian tangan.
Sedangkan Aurel kini menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di kawasan Kebon Jeruk. Pihak keluarga Aurel dan Prameswari telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kebon Jeruk.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya