Djarot ancam potong TKD PNS DKI yang datang telat selama Ramadan

Selasa, 30 Mei 2017 11:28 Reporter : Sania Mashabi
Djarot ancam potong TKD PNS DKI yang datang telat selama Ramadan Djarot Saiful di Balai Kota. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan bakal memberikan sanksi kepada pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang datang terlambat bekerja saat bulan Ramadan. Menurut Djarot, sanksi tersebut berupa pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi PNS DKI.

"Ada sistem absen gampang. Sanksinya langsung potong TKD, poinnya. Gampanglah, pokoknya enggak bisa bohong dia karena pakai finger pint kan," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/3).

Mantan Wali Kota Blitar ini mengatakan, bekerja datang tepat waktu merupakan tanggung jawab setiap PNS. Oleh karena itu, perlu dijaga baik melalui sebuah sistem.

"Ini menuntut tanggung jawab dari masing-masing (PNS) yah. Kalau dijaga dengan sistem bisa. Mereka buka. Anak kecil lagi kok. Itu sanksinya gampang banget buat teman-teman yang terlambat dan tidak melaksanakan tugas dengan baik," pungkasnya.

Perlu diketahui, selama bulan Ramadan jadwal bekerja PNS DKI dipangkas. Rinciannya setiap Senin hingga Kamis, jam kerja PNS dimulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Sedangkan hari Jumat, bekerja mulai pukul 07.00 sampai pukul 14.30 WIB. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini