Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dishub DKI tak akan minta maaf ke Ratna Sarumpaet soal penderekan mobil

Dishub DKI tak akan minta maaf ke Ratna Sarumpaet soal penderekan mobil Ratna Sarumpaet. ©2016 merdeka.com/budy susanto

Merdeka.com - Aktivis Ratna Sarumpet mendesak Dinas Perhubungan DKI untuk meminta maaf lantaran telah menderek mobilnya beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah menyebut pihaknya tidak akan meminta maaf sebab penderekan sudah sesuai prosedur.

"Ya sekarang meminta maaf kan harus ada yang salah dan benar dong. Sekarang di republik ini yang menyatakan benar dan salah siapa? Pengadilan. Nah itu dia," kata Andri di Kantornya, Jatibaru, Senin (9/4).

Menurut Andri, siapa saja berhak menyebut dirinya sendiri benar, termasuk Ratna dan Dishub sendiri.

"Boleh engga bu Ratna mengatakan Dishub salah? Boleh hak dia. Boleh engga saya mengatakan saya engga salah dan anggota saya melaksanakan sesuai ketentuan? Boleh. Yang namanya orang minta boleh engga? Boleh," ujar Andri.

Andri memastikan pihaknya siap meladeni somasi dan proses hukum apa pun yang dilayangkan Ratna pada Dishub.

"Bukan hanya ibu Ratna Sarumpaet. Siapapun yang mensomasi wajib hukumnya pemerintah menjawab. Karena kan saya bilang tadi, ini adalah kesempatan pemerintah untuk menjelaskan. Itu pun juga belum tentu dia merasa puas. Itu kan hak orang," katanya.

Dishub, kata Andri, bukan kali pertama harus menempuh jalur hukum lantaran kasus penderekan. Oleh karena itu dia siap menjawab somasi Ratna dan memanfaatkan momen itu untuk menjelaskan pada masyarakat tentang tertib parkir.

"Ya siap dan ini bukan pertama kali, udah sering. Kam kita udah sering bolak balik pengadilan," katanya.

"Saya katakan di awal, ini adalah kesempatan kami juga untuk menjelaskan," Andri menandaskan.

Reporter: Delvira HutabaratSumber: Liputan6.com

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP